Stina Blackstenius Gol Penentu, Arsenal Menyingsing Everton di Menit Akhir dan Mendekatkan Tiket Liga Champions
Stina Blackstenius Gol Penentu, Arsenal Menyingsing Everton di Menit Akhir dan Mendekatkan Tiket Liga Champions

Stina Blackstenius Gol Penentu, Arsenal Menyingsing Everton di Menit Akhir dan Mendekatkan Tiket Liga Champions

LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Arsenal Women berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Everton Women di laga penutup kandang Emirates Stadium pada Minggu, 13 Mei 2026. Gol penentu datang dari Stina Blackstenius pada menit ke-93, yang sekaligus menimbulkan kontroversi karena adanya dugaan offside dan pelanggaran pada kiper lawan. Kemenangan ini mengangkat Arsenal ke posisi kedua klasemen Women’s Super League dengan satu pertandingan tersisa, sekaligus menjaga harapan mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Detail Pertandingan dan Gol Penentu

Arsenal mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan, namun kesulitan memecah pertahanan rapat Everton. Beth Mead, yang sedang mengucapkan selamat tinggal kepada klub pada penampilan terakhiri di Emirates, menembus tiang gawang dua kali, pertama pada babak pertama lewat sundulan dari umpan Emily Fox, dan kembali menampar tiang pada babak kedua. Olivia Smith juga hampir mengubah skor menjadi 1-0, namun tendangannya memantul kembali ke tiang gawang.

Pada menit tambahan pertama (90+1), Lotte Wubben‑Moy mengirimkan umpan kepada Leah Williamson dari posisi yang dipertanyakan offside. Williamson kemudian menyalurkan bola kepada Stina Blackstenius yang berada di area penalti. Sebelum Blackstenius mengeksekusi tembakan, defender Arsenal bersentuhan keras dengan kiper Everton, Courtney Brosnan, membuatnya terjatuh dan tidak dapat menghalau bola. Blackstenius memanfaatkan kekacauan tersebut dan menempatkan bola ke sudut bawah gawang, mencetak gol pada menit ke‑93. Keputusan wasit mengenai offside dan kontak pada kiper menjadi bahan perdebatan, namun gol tetap diberlakukan.

Komentar Pelatih dan Pemain

Pelatih Arsenal, Renée Slegers, menyatakan kepuasannya atas kemenangan tersebut meski mengakui keputusan kontroversial. Ia menekankan pentingnya fokus pada pertahanan dan menyerang, serta menantikan pertandingan terakhir melawan Liverpool untuk mengamankan tiket Liga Champions.

Di pihak Everton, pelatih interim Scott Phelan mengaku kecewa. “Kami tahu harus melakukan hal‑hal tertentu dengan baik dalam pertandingan besar, dan kami melakukannya, itulah mengapa rasa sakit terasa begitu kuat. Jika Arsenal mencetak gol luar biasa, itu wajar. Namun cara mereka mencetak gol ini membuatnya lebih sulit untuk dicerna,” ujarnya.

Dampak pada Klasemen dan Musim Arsenal

Kemenangan ini menempatkan Arsenal dua poin di atas Chelsea, yang kini menjadi pesaing utama untuk posisi kedua. Dengan satu laga tersisa melawan Liverpool, Arsenal hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan tiket Liga Champions musim 2026/27.

Sementara itu, musim ini Arsenal belum berhasil menambah trofi utama. Manchester City telah mengukuhkan gelar WSL, dan Arsenal gagal mempertahankan Champions Cup serta terhenti di perempat final FA Cup dan semifinal League Cup. Kegagalan awal musim, termasuk tiga kekalahan di lima pertandingan pertama, menjadi faktor utama yang menghambat ambisi mereka.

Statistik Penting

  • Penampilan Arsenal: 25.068 penonton di Emirates Stadium.
  • Gol: Blackstenius (90+3) – satu-satunya gol pertandingan.
  • Kesempatan gol: Mead (2) menampar tiang gawang.
  • Kartu kuning: tidak ada catatan kartu merah.
  • Posisi klasemen setelah laga: Arsenal 2nd, Chelsea 3rd.

Secara statistik, Arsenal menguasai 63% penguasaan bola, melakukan 18 tembakan, namun hanya satu yang berhasil menjadi gol. Everton, di sisi lain, memiliki 12 tembakan dengan tiga di antaranya tepat ke tiang gawang.

Perspektif Musim Depan

Dengan keberhasilan menembus posisi kedua, Arsenal menatap musim depan dengan harapan memperbaiki catatan di kompetisi domestik dan Eropa. Fokus utama klub akan pada memperkuat lini tengah dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir, mengingat beberapa kesempatan emas yang terlewatkan sepanjang musim. Kedatangan pemain baru dan pengembangan pemain muda seperti Katie McCabe serta Leah Williamson diprediksi akan menambah kedalaman skuad.

Di samping itu, kepergian Beth Mead setelah sembilan musim bersama Arsenal menandai era baru. Penggantiannya diharapkan dapat mengisi kekosongan di lini serang, sementara Blackstenius mungkin menjadi pilihan utama di depan gawang lawan.

Dengan satu laga tersisa, Arsenal berada pada posisi yang menguntungkan untuk mengamankan tiket Liga Champions. Namun, tekanan tetap tinggi mengingat Liverpool juga bersaing ketat. Pertandingan akhir musim akan menjadi penentu apakah Arsenal dapat mengakhiri musim dengan catatan yang memuaskan dan melanjutkan ambisi mereka di panggung Eropa.