Drama Final SuperSport Croatian Cup: Dinamo Zagreb Dominasi Rijeka 2-0 di Opus Arena
Drama Final SuperSport Croatian Cup: Dinamo Zagreb Dominasi Rijeka 2-0 di Opus Arena

Drama Final SuperSport Croatian Cup: Dinamo Zagreb Dominasi Rijeka 2-0 di Opus Arena

LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Dinamo Zagreb menegaskan dominasinya di kancah domestik dengan mengalahkan Rijeka 2-0 pada final SuperSport Croatian Cup yang digelar di Opus Arena, Osijek. Kedua gol pencetakannya dicetak oleh penyerang muda Luka Stojković, sekaligus menambah daftar prestasi klub yang kini mengukir double domestik setelah mengamankan gelar Liga Kroasia sebelumnya.

Pertandingan dan Statistik

Pertandingan dimulai dengan penguasaan bola yang jelas dari pihak Dinamo. Pada menit ke-22, Stojković hampir membuka skor setelah menendang bola keras dari luar kotak penalti yang memantul di tiang gawang. Tak lama setelahnya, pada menit ke-25, seorang suporter Dinamo berlari ke lapangan, memaksa wasit menghentikan permainan sejenak. Di menit-menit akhir babak pertama, Gabriel Vidović menabrak tiang gawang, sementara Rijeka masih belum menunjukkan ancaman signifikan.

Masuk babak kedua, Dinamo mempercepat serangannya. Pada menit ke-50, Stojković menegaskan keunggulannya dengan tembakan jarak jauh yang menembus gawang setelah kiper Martin Zlomislić hanya berhasil menyentuh bola dengan tangannya. Sekitar tiga menit kemudian, Rijeka hampir menyamakan kedudukan lewat Mladen Devetak yang memukul balok setelah umpan cemerlang dari Toni Fruk, namun bola tidak berhasil masuk.

Poin kedua Dinamo datang pada menit ke-57, hasil kerja sama antara Dion Drena Beljo dan Stojković. Beljo mengirimkan bola panjang, menahan bek Stjepan Radeljić yang kehilangan keseimbangan, dan memberi Stojković peluang emas untuk menambah gol di kotak kecil.

Kondisi Suporter dan Insiden Pra-Pertandingan

Suasana sebelum pertandingan sempat tegang akibat kericuhan suporter di jalan tol yang berpotensi memicu bentrokan antara pendukung Dinamo dan Rijeka. Polisi berhasil menghentikan dua kali potensi konflik tersebut. Kesalahan pengaturan juga membuat sebagian suporter Rijeka tiba di stadion pada menit ke-20, menambah keruwetan situasi.

Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi keamanan pada event besar, terutama ketika rivalitas klub dapat meluas ke luar arena. Namun, setelah intervensi kepolisian, pertandingan dapat berjalan lancar tanpa gangguan lebih lanjut.

Dampak pada Kualifikasi Eropa

Kemenangan ini menambah gelar ke-18 Dinamo Zagreb di Piala Kroasia sejak kemerdekaan, sekaligus memastikan mereka melaju ke putaran kedua kualifikasi Liga Champions. Sementara itu, Rijeka kini berjuang meraih posisi ketiga yang dapat memberi mereka peluang lebih baik dalam kualifikasi Conference League.

Di sisi lain, perkembangan kompetisi Eropa tidak hanya terbatas di Kroasia. Di Skotlandia, tim nasional menunggu kabar terbaru mengenai kondisi pemain Tommy Conway sebelum mengumumkan skuad akhir Piala Dunia. Kondisi pemain seperti Conway, yang cedera dalam pertandingan play-off promosi melawan Southampton, menjadi faktor penentu bagi manajer Steve Clarke dalam menyusun formasi akhir.

Berita tentang kebugaran pemain di Skotlandia menambah konteks bahwa kompetisi domestik di Eropa kini semakin terhubung, di mana performa dan kebugaran pemain di satu liga dapat memengaruhi partisipasi mereka di turnamen internasional.

Dengan keberhasilan Dinamo, harapan klub untuk melanjutkan dominasi di kompetisi Eropa semakin tinggi. Sementara itu, Rijeka harus memanfaatkan peluang yang tersisa untuk mengukir prestasi di level internasional melalui Conference League.

Kesimpulannya, final SuperSport Croatian Cup tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Dinamo Zagreb, tetapi juga menandai dinamika kompetisi sepak bola Eropa yang melibatkan tantangan kebugaran, keamanan, dan ambisi kualifikasi di panggung internasional.