Olympiacos Dominasi dengan 117 Poin: Jalan Menuju Semifinal dan Kenangan Emas 2012
Olympiacos Dominasi dengan 117 Poin: Jalan Menuju Semifinal dan Kenangan Emas 2012

Olympiacos Dominasi dengan 117 Poin: Jalan Menuju Semifinal dan Kenangan Emas 2012

LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Tim basket raksasa Yunani, Olymp Olympiacos, kembali memperlihatkan kehebatan mereka di panggung domestik dan internasional. Pada pertandingan pertama kuarterfinal Kejuaraan Yunani, Olympiacos mencetak skor fantastis 117-76 atas Kolossos Rhodes, sekaligus menegaskan niat kuat untuk melaju ke semifinal. Kemenangan ini tidak hanya menambah catatan gemilang di liga nasional, tetapi juga menghidupkan kembali ingatan akan momen ikonik 2012 ketika klub meraih gelar EuroLeague berkat tembakan legendaris Giorgio Printezis.

Kuarterfinal Kejuaraan Yunani: Penampilan Menggila di Rumah

Di dalam arena rumah, pelatih Georgios Bartzokas menyiapkan strategi ofensif yang mengerikan. Tanpa kehadiran bintang asing Sasha Vezenkov, Olympiacos tetap mengendalikan tempo permainan sejak menit pertama. Pada babak pertama, tim melesat dengan keunggulan 70-35, mencatat rasio tembakan dua angka luar biasa 20/22. Nikola Milutinov menjadi andalan dengan 20 poin dan enam rebound, sementara Giannoulis Larentzakis menambahkan 17 poin, Tyler Dorsey 16, dan Alec Peters 12.

Pihak lawan, Kolossos Rhodes, berupaya menahan arus dengan Keondre Kennedy mencetak 24 poin, serta Chevez Goodwin dan Iosif Koloveros masing‑masing menambahkan 10 poin. Namun, selisih poin yang lebar membuat pertandingan berakhir lebih cepat dari dugaan, memberikan Olympiacos keunggulan 1-0 dalam seri kuarterfinal. Pertandingan penentuan selanjutnya dijadwalkan tiga hari kemudian di Rhodes; kemenangan di sana akan mengamankan tiket ke semifinal, melawan potensial AEK atau Aris. Sementara itu, PAOK sudah memastikan tempatnya di semifinal, dan laga Panathinaikos vs Mykonos masih menunggu selesainya playoff EuroLeague.

Kenangan Final Four 2012: Printezis dan Momen Penentu

Seiring sorotan kini tertuju pada performa terkini, para pendukung Olympiacos tidak melupakan puncak kejayaan 2012. Pada final EuroLeague di Istanbul, Olympiacos menghadapi CSKA Moscow dalam laga yang menegangkan. Giorgos Printezis, yang saat itu masih berusia muda, merasakan tekanan luar biasa menjelang pertandingan. Dalam sebuah wawancara khusus, ia mengungkapkan suasana “surreal” di ruang pers sebelum pertandingan, termasuk adanya pancing dan umpan-umpan yang tak terduga, namun semua itu hanyalah latar belakang dari misi besar: mengembalikan trofi EuroLeague ke Yunani setelah 15 tahun tanpa gelar utama.

Detik‑detik terakhir menjadi saksi tembakan ikonik Printezis, sebuah “running floater” yang meluncur tepat ke keranjang setelah menerima umpan dari Vassilis Spanoulis. Bola masuk, buzzer berbunyi, dan sorak sorai memuncak. Spanoulis langsung berlari ke Printezis, melingkarnya dalam pelukan emosional yang menjadi simbol kemenangan kolektif. Printezis mengaku merasakan campuran antara kebahagiaan dan kecemasan, menyadari bahwa tembakan itu tidak hanya mengubah karirnya, tetapi juga mengukir sejarah klub.

Pengaruh Kesuksesan Terhadap Masa Depan Olympiacos

Kemenangan besar di kuarterfinal menunjukkan bahwa struktur tim yang dipimpin Bartzokas tetap solid meski harus beradaptasi tanpa Vezenkov. Keberhasilan ofensif yang menghasilkan lebih dari 100 poin dalam satu pertandingan menandakan kedalaman skuad serta kemampuan pemain lokal untuk mengambil peran penting. Sementara itu, kenangan 2012 mengajarkan pentingnya mentalitas “big‑game” yang dapat diadopsi oleh generasi baru.

Selain itu, dinamika kompetisi domestik kini dipengaruhi oleh performa klub‑klub lain yang berjuang di EuroLeague. Misalnya, kontrak pemain asing yang baru saja diperpanjang di ASVEL Villeurbanne menandakan tren peningkatan investasi di level klub Eropa, yang pada gilirannya meningkatkan standar kompetisi dan menantang Olympiacos untuk terus berinovasi.

Dengan jadwal semifinal yang semakin dekat, fokus pelatih Bartzokas beralih pada penyesuaian taktis, pengelolaan beban pemain, dan persiapan mental menjelang laga melawan AEK atau Aris. Jika Olympiacos berhasil menambah kemenangan di Rhodes, peluang mereka untuk kembali menapaki panggung EuroLeague menjadi lebih nyata, mengingat pengalaman berharga yang dibawa oleh veteran seperti Milutinov dan semangat muda dari Dorsey.

Secara keseluruhan, kombinasi antara dominasi domestik yang ditunjukkan lewat skor 117 poin dan warisan mentalitas juara dari 2012 menegaskan posisi Olympiacos sebagai salah satu kekuatan paling menakutkan di basket Eropa. Para penggemar dapat menantikan babak selanjutnya dengan harapan besar, sementara klub terus menyiapkan strategi untuk mengukir sejarah baru.