LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pengiriman minyak mentah (crude) dari Rusia diperkirakan akan tiba dalam satu hingga dua pekan ke depan. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks upaya pemerintah mengamankan pasokan energi nasional setelah terjadinya gangguan pasokan akibat sanksi internasional dan dinamika pasar global.
Berikut beberapa poin penting terkait rencana impor tersebut:
- Jumlah minyak mentah yang diharapkan sekitar 3,5 juta barel per bulan.
- Pengiriman akan melalui pelabuhan utama di Pulau Jawa, seperti Pelabuhan Tanjung Priok.
- Pengiriman diperkirakan tiba paling lambat dua minggu setelah kapal berangkat dari pelabuhan asal di Rusia.
- Pasokan ini diharapkan menstabilkan harga BBM domestik yang sempat naik akibat penurunan impor sebelumnya.
Pengiriman minyak Rusia ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber energi Indonesia, yang selama ini sangat bergantung pada impor minyak mentah dari beberapa negara. Pemerintah berharap dengan adanya tambahan pasokan ini, risiko kekurangan energi dapat diminimalkan, khususnya di sektor transportasi dan industri.
Selain itu, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi geopolitik dan kebijakan sanksi internasional yang dapat mempengaruhi rantai pasokan energi. Jika terjadi perubahan signifikan, langkah penyesuaian akan segera diambil untuk memastikan keamanan energi nasional tetap terjaga.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet