Indef Sarankan Program 3 Juta Rumah Lebih Banyak Ditopang Industri Material Domestik
Indef Sarankan Program 3 Juta Rumah Lebih Banyak Ditopang Industri Material Domestik

Indef Sarankan Program 3 Juta Rumah Lebih Banyak Ditopang Industri Material Domestik

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Ekonom terkemuka Indonesia, Indef Eko Listiyanto, menekankan pentingnya memperkuat Program 3 Juta Rumah dengan memanfaatkan bahan bangunan yang diproduksi secara domestik. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya akan menurunkan ketergantungan pada impor, tetapi juga dapat memicu efek multiplier yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Program 3 Juta Rumah, yang diluncurkan pemerintah sebagai upaya mempercepat penyediaan hunian layak, saat ini masih banyak mengandalkan material impor karena keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri. Indef mengusulkan agar pemerintah meningkatkan insentif bagi produsen lokal, memperluas jaringan pemasok, serta menyesuaikan standar teknis agar lebih ramah pada bahan domestik.

Berikut beberapa manfaat utama yang diharapkan dari strategi tersebut:

  • Peningkatan lapangan kerja: Industri material domestik akan menyerap tenaga kerja tambahan, mulai dari produksi hingga distribusi.
  • Penguatan rantai pasok nasional: Mengurangi waktu dan biaya logistik serta menurunkan risiko gangguan pasokan.
  • Peningkatan nilai tambah: Produk lokal yang dikembangkan lebih sesuai dengan kondisi iklim dan budaya konstruksi Indonesia.
  • Efek multiplier ekonomi: Setiap rupiah yang diinvestasikan dalam industri material akan menghasilkan output tambahan di sektor terkait.

Data perkiraan dampak ekonomi dapat dilihat pada tabel berikut:

Tahun Unit Rumah Dibangun Material Domestik (%) Lapangan Kerja Baru (orang)
2024 600.000 45% 120.000
2025 800.000 55% 180.000
2026 1.000.000 65% 250.000

Meski prospeknya menjanjikan, implementasi kebijakan ini memerlukan koordinasi lintas kementerian, penyediaan fasilitas produksi, serta penyesuaian regulasi teknis. Indef menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang mendukung, seperti pembebasan pajak bagi produsen bahan bangunan lokal dan pemberian kredit lunak bagi pengembang yang menggunakan material domestik.

Jika langkah-langkah tersebut dapat diintegrasikan dengan efektif, Program 3 Juta Rumah tidak hanya akan mempercepat penyediaan hunian, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri, memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.