MPR: Panduan pendidikan antikorupsi langkah strategis tanam integritas
MPR: Panduan pendidikan antikorupsi langkah strategis tanam integritas

MPR: Panduan pendidikan antikorupsi langkah strategis tanam integritas

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya peluncuran buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi sebagai instrumen utama dalam menanamkan nilai integritas di kalangan pelajar dan pendidik. Acara peluncuran berlangsung di gedung DPR/MPR, Jakarta, dan dihadiri oleh perwakilan kementerian, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat sipil.

Buku tersebut dirancang sebagai paket lengkap yang mencakup modul pembelajaran, skenario kasus, serta materi evaluasi yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum nasional mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi. Menurut Lestari Moerdijat, langkah ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah untuk memperkuat budaya antikorupsi sejak usia dini.

Beberapa tujuan utama panduan ini antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya korupsi dan konsekuensinya.
  • Menyediakan alat bantu mengajar yang mudah dipahami dan aplikatif.
  • Mendorong partisipasi aktif guru dalam membangun lingkungan belajar yang berintegritas.
  • Menjadikan antikorupsi sebagai nilai inti dalam setiap mata pelajaran.

Implementasi panduan diperkirakan akan dilakukan melalui tiga fase:

  1. Fase Persiapan: Pelatihan guru dan penyebaran materi kepada sekolah-sekolah pilot.
  2. Fase Pelaksanaan: Integrasi modul ke dalam silabus resmi serta kegiatan ekstrakurikuler yang menekankan praktik integritas.
  3. Fase Evaluasi: Pengukuran dampak melalui survei persepsi siswa dan audit internal sekolah.

Lestari Moerdijat juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan dunia pendidikan. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, baik dalam penyediaan sumber daya maupun dalam pemantauan pelaksanaan, demi menciptakan generasi yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berintegritas tinggi.

Dengan diluncurkannya panduan ini, MPR berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya memerangi korupsi secara preventif, sekaligus menegaskan komitmen bangsa untuk menumbuhkan nilai kejujuran dan transparansi di setiap lapisan masyarakat.