Geger Laporan IDC: 60% Perusahaan Dunia Buang Laptop Lama demi AI PC!

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Menurut laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC), sekitar 60% perusahaan multinasional berencana menggantikan laptop lama mereka dengan perangkat AI PC yang mengintegrasikan kecerdasan buatan secara langsung pada hardware.

Latar Belakang Peralihan

Selama beberapa tahun terakhir, banyak organisasi mengandalkan layanan cloud untuk menjalankan beban kerja berbasis AI. Namun, peningkatan kebutuhan akan respons real‑time, keamanan data, dan penghematan bandwidth mendorong perusahaan beralih ke solusi edge computing, dimana AI diproses di perangkat lokal karyawan.

Data Utama IDC

Aspek Angka
Persentase perusahaan yang berencana mengganti laptop 60%
Target tahun implementasi 2025
Rasio peningkatan produktivitas yang diproyeksikan 15‑25%

Alasan Utama Pergantian

  • Kecepatan proses AI yang lebih tinggi karena komputasi dilakukan di perangkat.
  • Pengurangan latensi jaringan, penting untuk aplikasi real‑time seperti analisis video dan augmented reality.
  • Penghematan biaya operasional cloud jangka panjang.
  • Kepatuhan regulasi yang mengharuskan data tetap berada di dalam wilayah geografis tertentu.

Dampak bagi Dunia Bisnis

Perubahan ini diperkirakan akan memicu pasar perangkat AI PC yang diproyeksikan tumbuh lebih dari 30% setiap tahunnya hingga 2028. Vendor perangkat keras seperti Dell, HP, dan Lenovo sudah meluncurkan varian yang dilengkapi dengan akselerator AI khusus.

Selain itu, departemen IT harus menyiapkan infrastruktur manajemen perangkat baru, termasuk kebijakan keamanan berbasis AI dan platform monitoring berbasis edge.

Reaksi Pakar

Dr. Andi Pratama, pakar teknologi informasi di Universitas Indonesia, menyatakan, “Peralihan ke AI PC bukan sekadar tren, melainkan evolusi natural dalam mengoptimalkan beban kerja AI di lingkungan kerja yang semakin terdistribusi.”

Langkah Selanjutnya Bagi Perusahaan

  1. Evaluasi kebutuhan aplikasi AI yang paling kritis.
  2. Lakukan audit perangkat lunak yang masih bergantung pada cloud.
  3. Pilih vendor AI PC yang menyediakan dukungan keamanan dan pembaruan firmware.
  4. Rencanakan migrasi bertahap untuk meminimalkan gangguan operasional.

Dengan adopsi AI PC yang semakin meluas, lanskap kerja modern diprediksi akan berubah menjadi lebih responsif, aman, dan hemat biaya.