LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Serangkaian serangan udara yang dilancarkan oleh Angkatan Udara Israel pada sore hari kemarin menimpa wilayah selatan Lebanon, menewaskan total 15 orang, termasuk seorang anak berusia 8 tahun.
Berikut rangkuman kronologis dan dampak utama serangan:
- Waktu serangan: sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
- Lokasi utama: desa al-Qaa, al-Masr, dan wilayah sekitar al-Khiyam.
- Korban jiwa: 15 orang (14 dewasa, 1 anak).
- Kerusakan properti: lebih dari 20 rumah hancur total, 45 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
- Respons militer: Pasukan Pertahanan Lebanon (LAF) melaporkan menembakkan 12 peluru ke arah pesawat yang dianggap melanggar wilayah kedaulatan.
Pejabat Lebanon menuduh Israel melakukan serangan tanpa peringatan, sementara pihak Israel mengklaim serangan tersebut ditujukan untuk menghentikan aktivitas militan Hezbollah yang diyakini beroperasi di daerah tersebut.
Pemerintah Lebanon telah mengirimkan bantuan darurat kepada keluarga korban dan menyiapkan tim medis untuk mengevakuasi yang terluka ke rumah sakit terdekat. PBB juga menyatakan keprihatinan atas eskalasi kekerasan di perbatasan dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri.
Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon telah meningkat selama beberapa minggu terakhir, dengan pertukaran tembakan dan serangan siber yang menambah risiko konflik berskala lebih luas. Observers internasional memperingatkan bahwa setiap insiden baru dapat memicu respons militer yang lebih besar.
Situasi masih dipantau secara intensif, dan otoritas Lebanon menghimbau warga untuk tetap waspada serta menghindari daerah yang menjadi target potensial.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet