Gus Ipul Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab dipanggil Gus Ipul, pada hari Rabu (tanggal) menggelar pertemuan dengan para pengasuh pondok pesantren di Pulau Madura. Acara yang dilaksanakan di lokasi tersebut bertujuan mendorong pengasuh pesantren untuk berperan aktif dalam pelaksanaan program prioritas Presiden, khususnya di bidang sosial dan pendidikan.

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat setempat untuk memastikan program-program seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren dapat berjalan optimal.

  • Kartu Indonesia Sehat (KIS): memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bagi santri dan warga sekitar.
  • Kartu Indonesia Pintar (KIP): memfasilitasi akses pendidikan formal bagi santri yang ingin melanjutkan ke jenjang menengah dan perguruan tinggi.
  • Pemberdayaan Ekonomi: melibatkan pesantren dalam program pelatihan keterampilan, pemasaran produk pertanian dan kerajinan, serta akses permodalan mikro.
  • Program Kesejahteraan Sosial: memperkenalkan bantuan sosial tunai (BST) dan program perlindungan sosial bagi keluarga pengasuh.

Selama pertemuan, Gus Ipul juga menyampaikan arahan agar pengasuh pesantren menjadi garda terdepan dalam mengidentifikasi kebutuhan warga, menyebarluaskan informasi program pemerintah, serta memfasilitasi pendaftaran program melalui sistem digital yang telah disediakan Kementerian Sosial.

Para pengasuh menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen untuk mengintegrasikan program-program tersebut ke dalam kurikulum pesantren, serta mengoptimalkan jaringan alumni dan tokoh masyarakat untuk mendukung pelaksanaannya.

Dengan harapan program prioritas Presiden dapat meningkatkan kualitas hidup santri dan masyarakat sekitar, Gus Ipul menutup pertemuan dengan ajakan untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan inovasi dalam mengelola pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan sosial.