Prabowo Sebut Banyak Negara Panik, Indonesia Tetap Tenang Karena Sudah Swasembada Pangan

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Dalam sebuah wawancara terbaru, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa meskipun situasi ekonomi global tengah mengalami gejolak, Indonesia tidak termasuk negara yang panik. Ia menyebut bahwa ketahanan pangan negara telah mencapai tingkat swasembada, sehingga dapat menahan tekanan eksternal.

Prabowo mengutip data Kementerian Pertanian yang menunjukkan bahwa pada tahun 2023, produksi beras, jagung, kedelai, dan padi mencapai 100,5% kebutuhan domestik. Hal ini menandakan Indonesia tidak bergantung pada impor utama untuk kebutuhan pangan pokok.

Komoditas Swasembada (%)
Beras 104
Jagung 98
Kedelai 92
Padi 101

Selain pangan, pemerintah juga menargetkan pencapaian swasembada energi dalam lima tahun ke depan. Prabowo menambahkan bahwa upaya diversifikasi energi terbarukan dan peningkatan produksi dalam negeri menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan gas.

Beberapa negara lain, khususnya yang bergantung pada impor pangan, dilaporkan mengalami kekhawatiran meningkat akibat fluktuasi harga komoditas internasional dan gangguan rantai pasokan. Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan Indonesia menjadi contoh yang dapat diikuti oleh negara‑negara lain.

Dengan kebijakan yang berkelanjutan, pemerintah berharap tidak hanya mempertahankan swasembada pangan, tetapi juga mempercepat pencapaian swasembada energi, sehingga Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional di tengah gejolak global.