Embarkasi Banjarmasin Berangkatkan Kloter 11 JCH Asal Kabupaten Hulu Sungai Utara

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Embarkasi Banjarmasin di Kalimantan Selatan pada Senin (9/5/2026) berhasil memberangkatkan kloter ke-11 jamaah calon haji (JCH) yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Total 210 orang jamaah yang terdiri atas pria, wanita, dan anak-anak telah menyelesaikan proses keberangkatan melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Tanah Suci.

Keberangkatan ini merupakan bagian dari rangkaian program tahunan Kementerian Agama untuk menyiapkan jamaah haji Indonesia secara terstruktur. Jadwal keberangkatan dimulai pada pukul 09.30 WIB, dengan agenda pemeriksaan kesehatan, penyerahan dokumen, serta pengarahan teknis perjalanan haji.

  • Jumlah jamaah: 210 orang (130 pria, 70 wanita, 10 anak-anak).
  • Waktu keberangkatan: 09.30 WIB, Senin 9 Mei 2026.
  • Bandara transit: Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.
  • Penerbangan lanjutan: Garuda Indonesia, rute Bandung – Jeddah.
  • Petugas pendamping: 12 orang dari Kementerian Agama Kalimantan Selatan.

Pejabat Embarkasi Banjarmasin, Kakanwil Kementerian Agama Kalimantan Selatan, H. Ahmad Syafi’i, menyampaikan harapan agar jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan mematuhi protokol kesehatan yang masih diberlakukan. Ia juga menekankan pentingnya persiapan mental dan spiritual menjelang pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, panitia memberikan pengarahan khusus terkait tata cara ibadah, prosedur visa, serta penanganan darurat selama perjalanan. Jamaah yang berhasil diberangkatkan ini akan melanjutkan ke Jeddah pada sore harinya dengan penerbangan yang dijadwalkan tiba di Arab Saudi pada tanggal 11 Mei 2026.

Keberangkatan kloter ke-11 ini menandai total 2.310 jamaah calon haji dari Kalimantan Selatan yang telah berangkat sejak awal tahun 2026. Pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama atas dukungan logistik dan pendampingan yang memadai.