LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Pulau Miangas, bagian paling barat Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada sore hari setelah menyelesaikan KTT ASEAN di Nusa Dua, Bali. Kedatangan ini menandai kunjungan pertama presiden ke wilayah paling ujung negara sejak pemilihan umum 2024.
Presiden mendarat di lapangan udara Miangas menggunakan pesawat jet pribadi, disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara, Bupati Talaud, serta perwakilan tokoh masyarakat setempat. Upacara penyambutan berlangsung sederhana, namun penuh kehangatan, dengan penampilan tari tradisional dan penyerahan bendera Merah Putih.
Tujuan utama kunjungan adalah meninjau perkembangan infrastruktur, keamanan maritim, serta kesejahteraan penduduk yang tinggal di pulau terluar ini. Selama dua hari, Presiden direncanakan mengadakan pertemuan dengan:
- Pejabat pemerintah daerah mengenai program pembangunan jalan dan pelabuhan.
- Petugas TNI-AL tentang patroli keamanan perairan di sekitar Miangas.
- Warga setempat untuk mendengar aspirasi terkait akses layanan kesehatan dan pendidikan.
Berikut adalah rangkaian agenda resmi Presiden di Miangas:
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| 08.30 | Kedatangan dan sambutan resmi |
| 10.00 | Kunjungan ke pos pemeriksaan keamanan maritim |
| 12.30 | Makan siang bersama tokoh masyarakat |
| 14.00 | Rapat koordinasi pembangunan infrastruktur |
| 16.00 | Penutupan kunjungan dan sambutan penutup |
Presiden menekankan pentingnya menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan, khususnya di Miangas yang berbatasan langsung dengan Filipina. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan jalan, pelabuhan, serta fasilitas telekomunikasi agar pulau ini lebih terhubung dengan daratan utama.
Gubernur Sulawesi Utara, Abdul Gani, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengungkapkan bahwa proyek jalan lintas pulau yang direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2026, sekaligus menambah kapasitas dermaga untuk mengakomodasi kapal patroli dan kapal penumpang.
Warga setempat, termasuk nelayan dan petani, menyatakan harapan agar pemerintah memperhatikan kebutuhan dasar seperti listrik, air bersih, dan layanan kesehatan. Mereka juga berharap kehadiran presiden dapat meningkatkan perhatian nasional terhadap potensi pariwisata alam Miangas.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi percepatan program pembangunan maritim Indonesia, sekaligus memperkuat posisi strategis negara di kawasan Asia Tenggara.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet