LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Jumat (tanggal) mengumumkan bahwa kedua belah pihak, Rusia dan Ukraina, telah menandatangani kesepakatan gencatan senjata selama tiga bulan. Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih dan menandai langkah diplomatik terbesar sejak konflik dimulai pada Februari 2022.
- Durasi: tiga bulan, berakhir pada akhir Agustus 2024.
- Wilayah utama yang akan mengalami penarikan pasukan: Donetsk, Luhansk, Kharkiv, dan Zaporizhzhia.
- Pengawasan: dipantau oleh organisasi internasional termasuk PBB dan Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).
Berbagai pihak memberikan reaksi beragam. Pemerintah Ukraina menyambut baik kesepakatan tersebut namun menekankan bahwa implementasi harus dipantau secara ketat. Sementara itu, Kremlin menyatakan bahwa keputusan ini merupakan \”langkah pragmatis\” untuk mengurangi penderitaan warga sipil.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Durasi Gencatan | 3 bulan |
| Mulai | 1 Juni 2024 |
| Akhir | 31 Agustus 2024 |
| Pengawas | PBB, OSCE |
Para analis politik menilai bahwa peran aktif Amerika Serikat dalam memediasi konflik ini dapat meningkatkan posisi diplomatik Washington di panggung internasional. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa keberhasilan gencatan senjata sangat tergantung pada komitmen kedua belah pihak dan kemampuan mekanisme pengawasan untuk menegakkan perjanjian.
Jika gencatan senjata berjalan sesuai rencana, diharapkan akan membuka ruang bagi negosiasi damai yang lebih luas, termasuk pembahasan tentang kedaulatan wilayah dan keamanan regional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet