LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Pada Jumat, 8 Mei 2024, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengumumkan beberapa kebijakan penting yang menyentuh mobilitas warga. Kebijakan utama meliputi penerapan tarif baru untuk layanan Transjabodetabek serta penyesuaian pada jalur CFD (Corporate Fixed Destination) di kawasan Rasuna Said.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan:
- Tarif Transjabodetabek: Kenaikan tarif berlaku untuk semua kelas bus Transjabodetabek, dengan tarif dasar naik menjadi Rp5.000 per perjalanan. Penyesuaian ini bertujuan menutupi peningkatan biaya operasional dan memperbaiki kualitas layanan.
- Skema Diskon: Penumpang yang menggunakan kartu e-money atau aplikasi pembayaran digital akan tetap mendapatkan potongan 10% dari tarif baru.
- CFD Rasuna Said: Jalur CFD di kawasan bisnis Rasuna Said mengalami revisi jadwal dan rute untuk mengoptimalkan waktu tempuh. Penambahan armada mikrobus diperkirakan akan mengurangi kemacetan pada jam sibuk.
- Implementasi: Kedua kebijakan tersebut mulai berlaku pada 15 Mei 2024, memberikan waktu satu minggu bagi operator untuk menyesuaikan sistem tiket dan jadwal.
Pihak Dinas Perhubungan menekankan bahwa penyesuaian tarif tidak dimaksudkan untuk membebani penumpang, melainkan untuk meningkatkan standar layanan, memperluas jaringan, serta memperbaiki pemeliharaan armada. Sebagai bagian dari upaya transparansi, data penggunaan transportasi publik akan dipublikasikan secara berkala melalui portal resmi pemerintah DKI.
Reaksi awal dari masyarakat beragam. Sebagian pengguna mengapresiasi peningkatan kualitas dan kemudahan pembayaran digital, sementara kelompok lain mengkhawatirkan beban biaya tambahan, terutama bagi pekerja dengan pendapatan menengah ke bawah. Pemerintah berjanji akan meninjau kembali kebijakan ini setelah tiga bulan pertama, dengan mempertimbangkan masukan publik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet