Di tengah arus disinformasi, ANTARA dorong mahasiswa lebih kritis

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Di era digital, arus informasi yang cepat sering kali disertai dengan penyebaran hoaks dan berita palsu. Hal ini menjadi tantangan khusus bagi generasi muda yang aktif di media sosial.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi media. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus mampu memilah, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya.

Berbagai inisiatif telah diluncurkan, antara lain:

  • Workshop daring tentang cara mengidentifikasi sumber yang terpercaya.
  • Pelatihan penggunaan alat verifikasi digital seperti pemeriksa fakta otomatis.
  • Kolaborasi dengan fakultas komunikasi dan jurnalistik untuk menyusun modul pembelajaran.
  • Program beasiswa bagi mahasiswa yang mengembangkan proyek literasi media.

Program ini juga melibatkan alumni ANTARA yang berbagi pengalaman lapangan serta pakar teknologi informasi yang menjelaskan teknik analisis data. Melalui pendekatan interaktif, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam tugas akademik maupun aktivitas sehari-hari.

Hingga kini, lebih dari seratus universitas telah bergabung dalam jaringan literasi media yang diprakarsai oleh ANTARA. Antara harapan bahwa dengan edukasi berkelanjutan, mahasiswa dapat menjadi penentu kebenaran informasi di ruang publik.