LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Setelah menyelesaikan KTT ASEAN ke-48 yang dilaksanakan di Filipina, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan niatnya untuk kembali mengoperasikan kendaraan tempur buatan dalam negeri, Maung Pindad, dalam berbagai kegiatan resmi dan latihan militer.
Keputusan tersebut dipandang sebagai wujud dukungan kuat terhadap produk nasional di panggung internasional serta upaya memperkuat industri otomotif pertahanan Indonesia. Prabowo menyatakan bahwa penggunaan Maung bukan hanya sekadar simbol kebanggaan, melainkan juga langkah strategis untuk menilai performa kendaraan dalam kondisi operasional yang nyata.
Berikut beberapa alasan utama yang diungkapkan Prabowo terkait pemulangan Maung:
- Pengujian lapangan: Menggunakan Maung dalam konteks nyata memungkinkan evaluasi kemampuan mobilitas, perlindungan, dan daya tembaknya.
- Dukungan industri dalam negeri: Penempatan kendaraan buatan Pindad memperkuat rantai pasok lokal dan membuka peluang ekspor.
- Sinergi dengan kebijakan pertahanan: Penggunaan peralatan nasional sejalan dengan doktrin pertahanan yang menekankan kemandirian.
Selain itu, Prabowo menambahkan bahwa KTT ASEAN memberikan peluang berharga untuk mempromosikan produk pertahanan Indonesia kepada negara‑negara anggota. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia menyoroti keberhasilan pengembangan Maung sebagai contoh inovasi teknologi militer yang dapat diandalkan.
Penggunaan kembali Maung juga diharapkan dapat meningkatkan morale pasukan serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap produk dalam negeri. Pihak TNI dan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) akan berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan kendaraan tersebut siap beroperasi secara optimal.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet