LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I tahun 2026 yang dihadiri oleh pejabat Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan perwakilan kementerian terkait. Dalam rapat tersebut, Menteri Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas fiskal dan moneter Indonesia meski dihadapkan pada gejolak ekonomi global serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Beberapa tantangan utama yang diidentifikasi meliputi fluktuasi harga minyak dunia, volatilitas pasar keuangan internasional, serta dampak sanksi ekonomi terhadap beberapa negara. Untuk mengantisipasi, KSSK menyepakati beberapa tindakan koordinatif antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, termasuk penyesuaian suku bunga kebijakan dan pengelolaan likuiditas pasar.
Berikut adalah target utama kebijakan fiskal dan moneter yang disepakati untuk kuartal I-2026:
| Indikator | Target Kuartal I-2026 |
|---|---|
| Inflasi | 4,5 % – 5,5 % |
| Pertumbuhan PDB | 5,0 % – 5,5 % |
| Nilai Tukar Rupiah/USD | Stabil, tidak lebih dari 15.000 per dolar |
Dengan kebijakan yang terkoordinasi, pemerintah berharap dapat menjaga kepercayaan investor, menstabilkan pasar modal, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif selama sisa tahun 2026.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet