Kesenjangan Pendidikan dan Industri Makin Lebar, Ini Kata Rektor BINUS

LintasWarganet.com – 06 Mei 2026 | Rektor Universitas Bina Nusantara (BINUS) menyoroti peningkatan kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri di Indonesia. Menurut data terbaru, sekitar 77% perusahaan mengaku mengalami kesulitan menemukan talenta yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Situasi ini menimbulkan tantangan besar bagi perguruan tinggi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang siap pakai. Rektor BINUS menegaskan bahwa kampus harus lebih proaktif dalam menyesuaikan kurikulum, memperkuat kerja sama dengan perusahaan, serta meningkatkan program pengembangan karier bagi mahasiswa.

Berikut beberapa langkah yang dijelaskan oleh Rektor BINUS untuk menutup kesenjangan tersebut:

  • Peninjauan kembali kurikulum secara periodik agar selaras dengan tren teknologi dan kebutuhan pasar.
  • Penguatan program magang dan kerja sama penelitian dengan industri untuk memberikan pengalaman praktis.
  • Peningkatan layanan karier, termasuk pelatihan soft skill, workshop, dan bimbingan langsung dengan profesional.
  • Pengembangan pusat inovasi yang menghubungkan mahasiswa dengan start‑up dan perusahaan besar.

Data survei yang dirujuk menunjukkan bahwa 23% perusahaan masih dapat menemukan kandidat yang cocok, sementara sisanya mengandalkan pelatihan internal atau outsourcing untuk menutup kekurangan kompetensi.

Rektor BINUS menambahkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.