LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kader partai pada Rabu (tanggal). Keputusan ini diambil setelah muncul laporan polisi yang diajukan oleh empat puluh organisasi kemasyarakatan Islam terkait sebuah video ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang beredar di media sosial.
Video tersebut menampilkan Kalla menyampaikan kritik politik yang dianggap menyinggung sejumlah nilai keagamaan. Sejumlah ormas Islam menilai materi dalam video itu melanggar norma dan menimbulkan potensi konflik. Mereka kemudian melaporkan hal itu kepada kepolisian, menuntut penyelidikan dan tindakan hukum.
Ade Armando menjelaskan bahwa sebagai kader PSI, ia tidak ingin menimbulkan beban politik tambahan bagi partai di tengah proses hukum yang sedang berjalan. “Saya memutuskan mundur demi menjaga integritas PSI dan menghindari politisasi kasus ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
- Alasan utama pengunduran diri: menghindari politisasi laporan polisi.
- Fokus PSI: tetap fokus pada agenda reformasi dan kebebasan berpendapat.
- Reaksi ormas: menunggu hasil penyelidikan tanpa campur tangan partai politik.
Pengunduran diri Ade Armando menambah dinamika politik internal PSI, yang beberapa bulan lalu tengah berupaya memperluas basis dukungan di kalangan milenial. Pengamat politik menilai langkah ini dapat menurunkan tekanan pada partai, namun juga menimbulkan pertanyaan tentang strategi komunikasi PSI dalam menghadapi isu sensitif.
Polisi masih dalam proses menyelidiki laporan tersebut, sementara pihak kepolisian belum mengumumkan keputusan akhir. Sementara itu, para aktivis dan tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan berpendapat sekaligus menghormati nilai-nilai keagamaan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet