Macron Tegaskan Prancis Tolak Ikut Operasi Militer AS di Selat Hormuz

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa negara Republik Prancis tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer yang direncanakan Amerika Serikat di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Paris, menjelang eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.

Macron menyoroti bahwa keputusan Prancis didasarkan pada prinsip kedaulatan nasional dan komitmen untuk tidak terlibat dalam aksi militer yang tidak mendapat mandat resmi dari PBB. Ia menambahkan bahwa Prancis tetap berkomitmen pada keamanan maritim internasional, namun melalui jalur diplomatik dan kerja sama multilateral, bukan melalui aksi militer unilateral.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Presiden Macron:

  • Prancis menolak ikut serta dalam operasi yang diprakarsai Amerika Serikat di Selat Hormuz.
  • Keputusan diambil tanpa mengurangi dukungan Prancis terhadap upaya menurunkan ketegangan di wilayah Timur Tengah.
  • Prancis mengedepankan dialog dan resolusi damai sebagai cara utama mengatasi perselisihan.
  • Pertahanan maritim Prancis akan tetap aktif di perairan internasional, termasuk melalui patroli rutin, namun tidak dalam operasi yang dipimpin AS.

Macron juga menekankan pentingnya menjaga aliran minyak dunia yang melewati Selat Hormuz, mengingat peran strategis selat tersebut bagi ekonomi global. Ia mengajak semua pihak, termasuk Iran dan negara-negara Barat, untuk menahan langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.

Dengan pernyataan ini, Prancis menegaskan posisinya sebagai negara yang mengutamakan diplomasi serta menolak terlibat dalam konflik militer yang dapat meningkatkan risiko konfrontasi di kawasan Timur Tengah.