BNN sebut tren olahraga dorong pergeseran gaya hidup ke arah positif

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menilai bahwa peningkatan minat masyarakat terhadap berbagai aktivitas olahraga telah berkontribusi pada pergeseran gaya hidup ke arah yang lebih positif. Menurut data internal BNN, tren olahraga seperti lari jarak jauh, bersepeda, dan senam kebugaran menunjukkan korelasi dengan penurunan konsumsi narkoba di kalangan remaja.

Pejabat BNN, Dr. Andi Prasetyo, menjelaskan bahwa olahraga tidak hanya meningkatkan kondisi fisik, tetapi juga memperkuat mental dan rasa kebersamaan, sehingga menurunkan risiko penyalahgunaan zat terlarang. “Ketika seseorang memiliki rutinitas olahraga yang teratur, peluang ia terjerumus ke lingkungan yang negatif menjadi lebih kecil,” ujar beliau dalam konferensi pers pada Senin (tanggal).

Berbagai inisiatif telah digalakkan untuk memanfaatkan momentum ini, antara lain:

  • Penyediaan fasilitas olahraga gratis di ruang terbuka publik.
  • Penyuluhan tentang bahaya narkoba yang diintegrasikan dalam program pelatihan kebugaran.
  • Kerjasama dengan komunitas olahraga lokal untuk mengadakan event anti‑narkoba.

BNN juga menyoroti peningkatan partisipasi dalam kompetisi komunitas, seperti lomba lari 5 km, turnamen futsal, dan kelas yoga massal, yang berhasil menarik ribuan peserta sejak awal tahun. Data BNN mencatat penurunan signifikan dalam kasus penyalahgunaan narkoba pada kelompok usia 15‑24 tahun, turun 12 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski tren ini dinilai positif, BNN mengingatkan bahwa upaya pencegahan harus tetap berkelanjutan. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta organisasi non‑pemerintah diharapkan terus mendukung program olahraga yang inklusif dan mudah diakses.

Dengan memperkuat budaya hidup aktif, BNN optimis bahwa Indonesia dapat mengurangi beban permasalahan narkotika secara jangka panjang.