UMRAH Perkuat Riset Daerah Perbatasan lewat Lima Pusat Studi

LintasWarganet.com – 04 Mei 2026 | Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Provinsi Kepulauan Riau meluncurkan program baru untuk memperkuat penelitian di wilayah perbatasan melalui pendirian lima pusat studi terintegrasi. Program ini bertujuan menjawab tantangan keamanan, ekonomi, lingkungan, budaya, dan teknologi yang khas di daerah perbatasan.

Lima pusat studi yang dibentuk meliputi:

  • Pusat Studi Keamanan Maritim – fokus pada analisis strategi pertahanan laut, pencegahan penyelundupan, dan koordinasi dengan lembaga keamanan nasional.
  • Pusat Studi Ekonomi Perbatasan – meneliti potensi perdagangan lintas batas, pengembangan kawasan ekonomi khusus, serta pemberdayaan UMKM setempat.
  • Pusat Studi Lingkungan & Sumber Daya Alam – mengkaji dampak perubahan iklim, konservasi terumbu karang, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
  • Pusat Studi Budaya & Masyarakat – mendokumentasikan keanekaragaman budaya suku-suku perbatasan serta mendukung program peningkatan kesejahteraan sosial.
  • Pusat Studi Teknologi & Inovasi – mengembangkan solusi digital untuk pemantauan wilayah, pengolahan data geospasial, dan transfer teknologi kepada pihak terkait.

Setiap pusat studi akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta lembaga internasional yang memiliki kepentingan di kawasan perbatasan. Pendanaan awal diperoleh dari anggaran internal UMRAH serta hibah riset dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Hasil penelitian diharapkan menjadi basis pembuatan kebijakan yang lebih tepat, meningkatkan kesiapsiagaan keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah perbatasan. UMRAH menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat unggulan dalam riset multidisipliner yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau.