LintasWarganet.com – 04 Mei 2026 | Pembangunan infrastruktur transportasi kini semakin menitikberatkan pada upaya menurunkan angka kecelakaan, khususnya pada perlintasan sebidang yang selama ini menjadi titik rawan. Pengamat transportasi Ki Darmaningtyas menyatakan bahwa konstruksi jalan bawah tanah (underpass) lebih realistis dibandingkan jalur layang (flyover) dalam mengurangi risiko tersebut.
Berikut beberapa pertimbangan yang mendasari rekomendasi tersebut:
- Pengurangan konflik gerak kendaraan: Underpass memisahkan alur lintas kendaraan secara vertikal, sehingga tidak ada lagi interaksi langsung antara kendaraan yang melintas di jalan utama dengan yang ingin menyeberang.
- Penghematan lahan: Dibandingkan flyover yang memerlukan ruang horizontal luas untuk menampung struktur penopang dan ramp, underpass dapat dibangun dengan jejak lahan yang lebih kecil, terutama di wilayah padat penduduk.
- Kenyamanan pengguna: Pengguna tidak perlu menunggu lama untuk menuruni atau naik kembali ke permukaan, terutama bila dilengkapi dengan sistem pencahayaan dan ventilasi yang memadai.
- Pengurangan biaya jangka panjang: Meskipun investasi awal underpass cukup tinggi, perawatan rutin flyover cenderung lebih mahal karena eksposur terhadap cuaca dan korosi.
Namun, pembangunan underpass tidak lepas dari tantangan. Konstruksi harus memperhatikan faktor geoteknik, terutama pada daerah dengan tingkat air tanah tinggi. Selain itu, sistem drainase yang efektif diperlukan untuk mencegah banjir di dalam terowongan.
Contoh sukses implementasi underpass dapat dilihat pada beberapa kota besar di Indonesia, di mana penurunan angka kecelakaan pada titik perlintasan terbukti signifikan setelah fasilitas ini beroperasi. Data kepolisian menunjukkan penurunan kecelakaan sebesar 40% pada lokasi yang telah dilengkapi dengan underpass selama dua tahun pertama operasional.
Secara keseluruhan, pendekatan underpass menawarkan solusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan kecelakaan di perlintasan. Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat proses perencanaan, pengadaan dana, serta pelaksanaan proyek-proyek tersebut demi terciptanya jaringan transportasi yang lebih aman dan efisien.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet