LintasWarganet.com – 04 Mei 2026 | Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai bahwa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan serta memperkuat perekonomian daerah. Dalam sebuah pernyataan resmi, Khofifah menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian layak, namun juga menjadi motor penggerak bagi sektor konstruksi, bahan bangunan, dan industri terkait.
BSPS dirancang sebagai skema pembiayaan mandiri yang memadukan peran pemerintah, lembaga keuangan, serta pelaku usaha. Melalui mekanisme kredit bersubsidi, rumah dapat dibangun dengan biaya yang lebih terjangkau, sementara proses pembangunan didukung oleh tenaga kerja lokal.
Beberapa poin utama yang disorot Khofifah antara lain:
- Peningkatan Akses Perumahan: Hingga akhir 2023, lebih dari 150.000 unit rumah telah selesai dibangun di seluruh Jawa Timur, melayani keluarga dengan pendapatan di bawah rata-rata regional.
- Penurunan Angka Kemiskinan: Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan tingkat kemiskinan provinsi sebesar 0,8 poin persentase sejak peluncuran BSPS.
- Stimulus Ekonomi Lokal: Peningkatan permintaan material bangunan dan jasa konstruksi meningkatkan omzet sektor konstruksi sebesar 12% pada tahun fiskal 2023.
- Penciptaan Lapangan Kerja: Program ini menghasilkan sekitar 45.000 lapangan kerja baru, baik tenaga kerja terampil maupun tidak terampil.
Selain dampak langsung, Khofifah juga menyoroti efek jangka panjang berupa peningkatan nilai aset rumah bagi keluarga penerima manfaat, yang pada gilirannya memperluas akses mereka terhadap layanan keuangan formal.
Untuk memastikan keberlanjutan, pemerintah provinsi berencana memperluas skema BSPS ke wilayah lain di Indonesia, sambil memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia dan kementerian terkait. Fokus utama ke depan adalah meningkatkan efisiensi penyaluran dana, mempercepat proses perizinan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memonitor progres pembangunan secara real‑time.
Dengan keberhasilan program ini, Khofifah menegaskan komitmen Jawa Timur untuk terus mengembangkan kebijakan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya nasional menurunkan kemiskinan dan memperkuat fondasi ekonomi rakyat.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet