LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Jumat (12/05/2026), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, untuk meninjau usulan pelaksanaan program Bantuan Sembako Perumahan Sehat (BSPS). Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi kesiapan daerah dalam mengimplementasikan program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan keluarga kurang mampu.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Bupati Bangkalan, Sekretaris Daerah, serta perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman, Menteri Sirait menyampaikan bahwa program BSPS akan menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan berkelanjutan pemerintah pusat. Program ini mencakup penyediaan material bangunan ramah lingkungan, bantuan finansial untuk renovasi rumah, serta pelatihan teknis bagi masyarakat setempat.
Berikut poin-poin utama yang dibahas dalam rapat:
- Pembiayaan: alokasi dana sebesar Rp 150 miliar untuk tiga tahun pertama, dengan mekanisme pencairan berbasis capaian.
- Target penerima: 5.000 keluarga rumah tidak layak huni di Kabupaten Bangkalan.
- Komponen bantuan: material bangunan (semen, batu bata, cat), subsidi listrik, dan pelatihan ketrampilan konstruksi.
- Monitoring dan evaluasi: dibentuk tim gabungan antara PKP RI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan pemerintah kabupaten.
Data perkiraan kebutuhan rumah layak huni di Bangkalan ditampilkan dalam tabel berikut:
| Kecamatan | Jumlah Rumah Tidak Layak Huni | Target BSBS (unit) |
|---|---|---|
| Bangkalan | 2.300 | 1.200 |
| Socah | 1.500 | 800 |
| Burneh | 1.200 | 500 |
Menteri Sirait menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta peran aktif masyarakat dalam memastikan program berjalan tepat sasaran. Ia juga meminta agar proses seleksi penerima bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Setelah rapat, Menteri PKP melanjutkan kunjungan ke beberapa lokasi rumah tidak layak huni untuk melihat kondisi lapangan secara langsung. Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen menyiapkan dokumen teknis dan data pendukung dalam waktu dua minggu ke depan, sehingga proses persetujuan dan pencairan dana dapat segera dimulai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet