Ribka Tjiptaning di May Day PDIP: Ibu-ibu Jangan Marah Suami Gajinya Kecil, Tapi Marah pada Sistem

LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Ribka Tjiptaning, tokoh perempuan PDIP, menyampaikan pidato pada perayaan May Day yang digelar oleh partai tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keluhan para ibu rumah tangga tidak seharusnya ditujukan kepada suami yang berpenghasilan rendah, melainkan diarahkan pada sistem upah dan kebijakan negara yang masih belum berpihak pada buruh.

Ia menyoroti fakta bahwa banyak keluarga di Indonesia bergantung pada upah minimum yang tidak mencukupi kebutuhan pokok. Menurut data BPS 2023, rata‑rata upah minimum nasional berada di kisaran Rp1,9 juta per bulan, sementara biaya hidup di kota‑kota besar terus meningkat.

  • Upah minimum masih jauh di bawah standar hidup layak.
  • Kebijakan pajak dan tunjangan belum optimal bagi pekerja informal.
  • Perlindungan hak buruh belum merata di semua sektor.

Ribka menambahkan bahwa marah pada suami yang “gajinya kecil” justru mengalihkan fokus dari akar permasalahan struktural. Ia mengajak para ibu untuk bersatu memperjuangkan perubahan regulasi, peningkatan upah, serta perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja perempuan.

Dalam konteks politik, pernyataan tersebut menegaskan kembali agenda PDIP yang selama ini menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai prioritas. Ribka menutup pidatonya dengan ajakan agar masyarakat tidak hanya menunggu kebijakan, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam dialog publik, aksi serikat, dan pemilihan umum untuk menuntut reformasi yang lebih adil.