LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Iran tengah menyiapkan serangkaian langkah untuk menghadapi kemungkinan ketegangan militer dengan Amerika Serikat. Menurut Mohamad Elmasry, profesor studi media di Institut Pascasarjana Doha, negosiasi antara kedua negara diperkirakan akan tetap buntu karena perbedaan tuntutan yang mendasar. Oleh karena itu, pemerintah Teheran telah merumuskan empat kebijakan utama yang diharapkan dapat meredam dampak eskalasi konflik.
- Penguatan pertahanan maritim – Angkatan Laut Iran meningkatkan kesiapan operasional dengan menambah jumlah kapal patroli, memperluas latihan bersama pasukan khusus, dan menyiapkan sistem pertahanan anti‑kapal di Selat Hormuz.
- Penerapan aturan baru pelayaran di Selat Hormuz – Pemerintah mengeluarkan regulasi yang mewajibkan semua kapal yang melintasi selat tersebut untuk melaporkan posisi secara real‑time dan menurunkan kecepatan maksimum menjadi 12 knot. Tujuannya adalah mengurangi risiko tabrakan serta memberi waktu bagi pasukan Iran untuk memantau pergerakan kapal secara lebih detail.
- Diplomasi regional intensif – Tehran berupaya memperkuat aliansi dengan negara‑negara Teluk serta membangun dialog dengan negara‑negara non‑blok untuk menekan Amerika secara politik. Upaya ini mencakup pertemuan bilateral, partisipasi dalam forum keamanan regional, dan penawaran mediasi dalam sengketa energi.
- Persiapan ekonomi kontinjensi – Mengantisipasi sanksi tambahan, Iran memperkuat cadangan devisa, memperluas jaringan perdagangan alternatif, serta meningkatkan produksi minyak dalam negeri melalui program “Oil Resilience”. Kebijakan ini ditujukan agar perekonomian tetap stabil meski terjadi gangguan arus minyak internasional.
Keempat langkah tersebut mencerminkan strategi multifaset Iran yang tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga memadukannya dengan diplomasi, regulasi maritim, dan kebijakan ekonomi. Meskipun ketegangan tetap tinggi, kebijakan baru di Selat Hormuz menjadi sinyal jelas bahwa Tehran ingin mengendalikan jalur laut strategis tersebut dan menegaskan kedaulatan atas perairan yang menjadi tulang punggung perdagangan minyak dunia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet