Band Metalcore Kanada Counterparts Memukau Penonton di Hammersonic Festival 2026

LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Hammersonic Festival 2026 yang digelar di Jakarta pada 15-16 September lalu berhasil menarik ribuan pecinta musik keras dari seluruh Indonesia. Salah satu sorotan utama festival tersebut adalah penampilan Counterparts, band metalcore asal Kanada yang telah menorehkan reputasi kuat di kancah musik internasional.

Counterparts, yang dibentuk pada tahun 2007 di Hamilton, Ontario, dikenal dengan kombinasi melodi agresif dan lirik yang mendalam. Dalam penampilannya di panggung utama, mereka mempersembahkan delapan lagu, termasuk hits “The Disconnect” dan “Familiar Ground”, serta beberapa trek terbaru dari album terbaru mereka, “Nothing Revealed”.

  • “The Disconnect” – Energi tinggi dengan riff berat.
  • “Familiar Ground” – Melodi yang menggugah emosi.
  • “Nothing Revealed” – Menunjukkan evolusi suara band.
  • “Watch You Burn” – Penutup yang menghentak.

Penampilan Counterparts mendapat sambutan hangat dari penonton lokal. Suasana semakin memuncak ketika vokalis vokal intens, Alex Re – mengajak penonton berkoordinasi dalam nyanyian chorus, menciptakan momen kebersamaan yang jarang terjadi di konser metalcore.

Keikutsertaan band Kanada ini juga menandai kolaborasi lintas benua yang semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi utama festival musik internasional. Penyedia festival, PT. Festival Entertainment, menyatakan bahwa kehadiran Counterparts memperluas jangkauan genre yang ditawarkan, sekaligus membuka peluang bagi band-band Asia untuk tampil di panggung global.

Selain Counterparts, line‑up Hammersonic 2026 turut menampilkan band-band ternama seperti Bring Me The Horizon, Architects, serta band lokal seperti Burgerkill dan Seringai. Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga platform pertukaran budaya musik antara artis internasional dan penikmat musik Indonesia.

Dengan keberhasilan penampilan Counterparts, diharapkan festival-festival serupa akan terus mengundang musisi kelas dunia, memperkaya skena musik underground Indonesia, dan memperkuat posisi negara ini dalam peta festival musik global.