Kemenekraf Perkuat Seni Budaya Sunda Lewat Program AKTIF Musik

LintasWarganet.com – 02 Mei 2026 | Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) kembali menegaskan komitmen memperkuat warisan budaya Sunda melalui program AKTIF Musik. Inisiatif ini difokuskan pada penyediaan dukungan produksi video klip bagi musisi dan seniman Sunda, dengan tujuan meningkatkan eksposur serta nilai jual karya mereka di pasar digital.

Program AKTIF Musik, yang diluncurkan pada awal tahun 2024, menawarkan fasilitas produksi mulai dari pra‑produksi, pengambilan gambar, hingga pasca‑produksi. Tim teknis profesional yang dipilih oleh Kemenekraf bekerja sama dengan label musik lokal, studio rekaman, dan kreator visual untuk menghasilkan klip yang menonjolkan elemen tradisional Sunda seperti gamelan, angklung, dan kostum adat.

Berikut beberapa poin utama yang dicanangkan dalam program ini:

  • Pendanaan produksi: Hibah hingga Rp 50 juta per video klip untuk seniman terpilih.
  • Fasilitas teknis: Akses studio rekaman, peralatan kamera 4K, dan tim editing berpengalaman.
  • Pemasyarakatan: Penayangan video di platform resmi Kemenekraf serta kanal media sosial pemerintah.
  • Pembinaan kapasitas: Workshop produksi video, manajemen hak cipta, dan strategi pemasaran digital.

Sejak peluncuran, lebih dari 30 grup musik Sunda telah mendaftar, dan sebanyak 12 proyek video klip telah selesai diproduksi. Contoh karya yang mendapat sorotan meliputi kolaborasi antara grup musik tradisional dengan produser musik elektronik, menampilkan paduan instrumen tradisional dan beat modern.

Pihak Kemenekraf menilai bahwa peningkatan kualitas visual dapat memperluas jangkauan audiens, khususnya generasi milenial yang lebih condong pada konten video. “Melalui video klip yang profesional, budaya Sunda dapat bersaing di era digital tanpa mengorbankan keasliannya,” ujar Direktur Direktorat Seni Tradisional Kemenekraf dalam sebuah konferensi pers.

Ke depan, program ini direncanakan akan diperluas mencakup wilayah Jawa Barat dan Banten, serta menambahkan kategori seni pertunjukan lain seperti tari tradisional. Kemenekraf berharap dukungan berkelanjutan ini dapat mendorong revitalisasi budaya Sunda serta membuka peluang ekonomi kreatif bagi komunitas lokal.