Momen Prabowo Lempar Baju Safari Krem, Tinggalkan Kaus Oblong Hitam pada Perayaan May Day di Monas
Momen Prabowo Lempar Baju Safari Krem, Tinggalkan Kaus Oblong Hitam pada Perayaan May Day di Monas

Momen Prabowo Lempar Baju Safari Krem, Tinggalkan Kaus Oblong Hitam pada Perayaan May Day di Monas

LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Ribuan pekerja dan serikat buruh berkumpul di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada 1 Mei 2024 untuk memperingati Hari Buruh Internasional. Acara yang dihadiri oleh tokoh politik, pejabat pemerintah, serta aktivis serikat ini menjadi sorotan utama ketika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan aksi simbolik yang tidak terduga.

Awalnya Prabowo muncul di atas panggung dengan mengenakan setelan baju safari berwarna krem, lengkap dengan celana seragam militer. Sesaat setelah menyampaikan sambutan singkat, ia menepuk bahu seorang pekerja, lalu dengan gerakan dramatis melemparkan baju safari tersebut ke arah panggung, sehingga hanya tersisa kaus oblong hitam yang dipakainya.

Gestur tersebut memicu tepuk tangan riuh dari kerumunan serta menjadi perbincangan hangat di media sosial. Beberapa pihak menafsirkan aksi itu sebagai upaya menunjukkan solidaritas langsung dengan para buruh yang biasanya mengenakan pakaian kerja sederhana, sementara yang lain menilai sebagai langkah theatrikal untuk menarik perhatian publik menjelang pemilihan umum.

  • Reaksi pendukung: Banyak netizen menyebut aksi Prabowo sebagai “tanda nyata” bahwa pemimpin politik harus turun langsung ke lapangan kerja.
  • Kritik: Sebagian komentator menganggap aksi tersebut “berlebihan” dan mengalihkan fokus dari isu upah serta hak pekerja.
  • Analisis politik: Pengamat mencatat bahwa momen ini dapat meningkatkan citra Prabowo di kalangan kelas pekerja menjelang kampanye pilpres.

Setelah mengganti pakaian, Prabowo melanjutkan pidatonya dengan menekankan pentingnya perlindungan hak-hak pekerja, peningkatan upah minimum, serta penegakan regulasi ketenagakerjaan. Ia juga menyoroti program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas industri dan investasi dalam sektor manufaktur.

Acara berakhir dengan penyerahan simbolik bendera merah putih kepada perwakilan serikat buruh, sementara baju safari yang dilemparkan kembali dikumpulkan oleh panitia dan disumbangkan ke lembaga sosial. Momen ini menegaskan kembali peran simbolisme visual dalam politik Indonesia, terutama pada periode menjelang pemilihan umum.