LintasWarganet.com – 30 April 2026 | Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap masinis yang mengemudikan Kereta Api Argo Bromo Anggrek pasca insiden tabrakan dengan kereta Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi penyebab kecelakaan serta menilai prosedur keselamatan yang diterapkan oleh pihak pengelola kereta.
Berikut rangkaian kejadian yang terungkap dari hasil penyelidikan awal:
- 07:45 WIB – KA Argo Bromo Anggrek melintas di jalur utama menuju Stasiun Bekasi Timur.
- 07:48 WIB – KRL yang melayani rute Jabodetabek berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk menurunkan penumpang.
- 07:50 WIB – Kedua kereta mengalami tabrakan di area lintasan yang sama, mengakibatkan kerusakan pada pintu masuk KRL dan sebagian gerbong KA.
- 07:55 WIB – Tim darurat PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengevakuasi penumpang dan mengamankan area.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa faktor utama yang berkontribusi pada kecelakaan adalah:
- Kegagalan sistem sinyal otomatis yang seharusnya memberi peringatan kepada masinis.
- Kurangnya koordinasi komunikasi antara pengendali lalu lintas kereta dan masinis pada saat pergantian jalur.
- Kondisi cuaca yang mendung, meskipun tidak ekstrem, dapat mempengaruhi jarak pandang di area persimpangan.
Polisi menegaskan bahwa masinis tidak akan dikenakan sanksi administratif sampai proses penyelidikan selesai dan semua fakta terungkap. Seluruh bukti rekaman CCTV, data sistem sinyal, serta kesaksian saksi akan dijadikan bahan analisis lebih lanjut.
Pihak PT KAI telah mengumumkan bahwa layanan kereta akan dipulihkan secara bertahap, dengan prioritas pada rute-rute yang paling padat. Penumpang yang terdampak dijanjikan kompensasi sesuai dengan kebijakan perusahaan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet