Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Prabowo Subianto Kunjungi SMA Negeri 1 Cilacap, Revitalisasi Sekolah dan Program MBG Dapat Sambutan Positif
Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Prabowo Subianto Kunjungi SMA Negeri 1 Cilacap, Revitalisasi Sekolah dan Program MBG Dapat Sambutan Positif

Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Prabowo Subianto Kunjungi SMA Negeri 1 Cilacap, Revitalisasi Sekolah dan Program MBG Dapat Sambutan Positif

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Rabu, 29 April 2026 – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menempati barisan terdepan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Cilacap. Tujuan utama kunjungan adalah meninjau hasil revitalisasi gedung sekolah serta mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sejak 2024.

Revitalisasi Sekolah: Investasi Fisik dan Digital

Revitalisasi SMA Negeri 1 Cilacap selesai pada akhir 2025 dengan dana bantuan pusat sebesar Rp1,053 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk memperbaiki tujuh ruang kelas, membangun tiga paket toilet, serta menambah fasilitas pendukung belajar mengajar berbasis teknologi. Menurut data resmi, seluruh ruang kelas yang direnovasi kini dapat menampung 1.274 siswa dan 98 guru secara optimal.

Item Jumlah Nilai (Rp)
Ruang kelas yang direhabilitasi 7 Rp 560.000.000
Paket toilet baru 3 Rp 210.000.000
Perangkat digital (papan interaktif, laptop, HDD eksternal) 1 set per kelas Rp 283.000.000

Selain perbaikan fisik, pemerintah pusat juga menyumbangkan perangkat digital seperti papan interaktif, laptop, dan hard disk eksternal untuk setiap ruang kelas. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, terutama di daerah yang selama ini masih mengandalkan metode konvensional.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Dampak Sosial dan Ekonomi

Program MBG di Cilacap menunjukkan hasil yang signifikan. Selama kunjungan, sejumlah siswa menyatakan rasa puas mereka terhadap program tersebut, menekankan bahwa MBG membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga serta meningkatkan konsentrasi belajar. Data terperinci menunjukkan bahwa sebanyak 485.083 orang di wilayah Cilacap telah menjadi penerima manfaat MBG, dengan 402.424 di antaranya adalah siswa sekolah.

  • Jumlah tenaga kerja lokal yang terlibat dalam pelaksanaan MBG: 8.667 orang.
  • Peserta BPJS di antara tenaga kerja: 7.810 orang.
  • Siswa menengah yang menerima MBG: 5.740 siswa (SMA), 24.065 siswa (SMK), 562 siswa (SLB).

Di tingkat provinsi Jawa Tengah, jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai 4.374 unit, menjadikannya yang terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 4.155 unit telah beroperasi, sementara 192 unit masih dalam tahap persiapan. Program MBG provinsi menargetkan lebih dari 9 juta penerima manfaat, meliputi 7.725.129 siswa, 38.325 ibu hamil, 3.831 ibu menyusui, dan 1.872.174 balita.

Pernyataan Gubernur Ahmad Luthfi

Gubernur Luthfi menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat daerah. Ia menambahkan bahwa bantuan fisik dan digital yang disalurkan akan terus dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Luthfi juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pusat dalam mempercepat proses revitalisasi fasilitas pendidikan serta memperluas jangkauan program gizi.

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa terhadap MBG dan menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci kebangkitan bangsa. Ia menambahkan, “Setiap anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan terbaik, baik dari segi fasilitas maupun kualitas guru. Investasi di bidang pendidikan akan terus diperkuat demi masa depan bangsa.” Prabowo juga menekankan bahwa program MBG tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga berkontribusi pada penurunan angka putus sekolah.

Secara keseluruhan, kunjungan kerja ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggerakkan agenda pendidikan dan gizi. Revitalisasi SMA Negeri 1 Cilacap serta pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa investasi terarah dapat menghasilkan manfaat yang luas, baik bagi siswa, tenaga kerja lokal, maupun masyarakat secara umum.