LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Menko Koordinator Bidang Pangan, Zulhas, menegaskan bahwa keberhasilan Program Makanan Bergizi (MBG) sangat bergantung pada sinergi strategis dengan Asosiasi Pengusaha Perusahaan Makanan Bergizi Indonesia (APPMBGI). Dalam pertemuan yang digelar di Kementerian Pertanian, Zulhas menyoroti capaian distribusi pangan bergizi yang telah menembus lebih dari 150.000 rumah tangga di wilayah prioritas.
Program MBG, yang diluncurkan pada awal 2023, berfokus pada peningkatan akses masyarakat terhadap makanan yang kaya mikronutrien melalui subsidi, edukasi gizi, dan dukungan logistik. Hingga kini, tercatat peningkatan konsumsi sayur-mayur dan protein hewani sebesar 22 persen di daerah perkotaan dan 18 persen di daerah pedesaan.
- Kemitraan dengan produsen lokal yang tergabung dalam APPMBGI untuk memastikan pasokan bahan baku berkualitas.
- Pemanfaatan jaringan distribusi APPMBGI yang mencakup lebih dari 2.000 titik penjualan di seluruh Indonesia.
- Kolaborasi dalam program edukasi gizi yang melibatkan pakar gizi dan media massa.
Selain itu, Zulhas menambahkan bahwa APPMBGI berperan penting dalam penyusunan standar kualitas produk MBG, sehingga konsumen dapat memperoleh jaminan keamanan pangan. Kerja sama ini juga membuka peluang inovasi produk baru yang menggabungkan bahan tradisional dengan teknologi pengolahan modern.
Untuk memperkuat sinergi, Zulhas mengusulkan beberapa langkah strategis ke depan:
- Pembentukan forum koordinasi rutin antara Kementerian Pangan dan APPMBGI.
- Pengembangan platform digital untuk monitoring distribusi dan evaluasi dampak gizi.
- Peningkatan investasi pada infrastruktur penyimpanan dingin guna memperpanjang umur simpan produk MBG.
- Pelatihan kapasitas bagi petani dan produsen kecil agar dapat memenuhi standar APPMBGI.
Zulhas menutup pertemuan dengan optimisme bahwa melalui kolaborasi yang terstruktur, program MBG akan mampu menurunkan prevalensi gizi buruk secara signifikan dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet