LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan pentingnya peran keluarga dalam upaya pencegahan korupsi, khususnya di provinsi Sulawesi Selatan. Pada sebuah pertemuan yang dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat, KPK menyampaikan bahwa keluarga merupakan unit sosial pertama yang dapat mendeteksi dan menolak praktik korupsi di lingkungan rumah tangga.
Beberapa langkah konkret yang disarankan KPK untuk memperkuat peran keluarga antara lain:
- Mengadakan diskusi rutin tentang etika dan bahaya korupsi dalam keluarga.
- Memberikan contoh perilaku jujur dan transparan oleh orang tua atau kepala keluarga.
- Mendorong anak-anak untuk melaporkan tindakan mencurigakan yang mereka temui di lingkungan sekitar.
- Menetapkan aturan rumah yang melarang penerimaan hadiah atau fasilitas yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.
Kegiatan edukasi ini juga diharapkan dapat mendukung program-program anti‑korupsi yang telah dijalankan KPK di tingkat nasional. Di Sulawesi Selatan, data internal KPK menunjukkan bahwa sebanyak 35% kasus korupsi melibatkan pejabat daerah yang memiliki latar belakang keluarga yang kurang sadar akan bahaya praktik ilegal tersebut.
Untuk menutup pertemuan, KPK mengajak semua pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan, untuk berkolaborasi dalam menyebarkan nilai-nilai integritas. Diharapkan, dengan dukungan kuat dari keluarga, benteng pertama dalam melawan korupsi akan semakin kokoh, menjadikan Sulawesi Selatan contoh daerah yang bersih dan berintegritas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet