LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Nice FC harus menerima hasil imbang 1-1 setelah menjamu Olympique de Marseille di Stade Vélodrome pada Minggu pekan lalu. Gol penyeimbang dari Elye Wahi pada menit akhir menutup peluang Les Olympiens untuk mengamankan tiga poin penting, sementara Nice tetap berada di zona menengah klasemen Ligue 1.
Kondisi Pertandingan Nice vs Marseille
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua tim. Nice menampilkan pola serangan cepat melalui sayap kanan, namun pertahanan Marseille yang dipimpin oleh Habib Beye tetap disiplin. Pada menit ke-45, Nice berhasil memecah kebuntuan lewat serangan terkoordinasi, namun tembakan itu tidak berhasil mengubah skor.
Pada babak kedua, Marseille meningkatkan intensitasnya. Pierre‑Emile Hojbjerg membuka keunggulan lewat sundulan pada menit ke-58, namun gol itu dibatalkan oleh penalti yang berhasil dieksekusi oleh Elye Wahi pada menit ke-90+2. Gol penalti tersebut menjadi penentu akhir, mengunci hasil 1-1.
Masalah Internal Marseille: Greenwood dan Nwaneri
Sementara Nice berjuang untuk mengoptimalkan peluang, sisi lain lapangan memperlihatkan dinamika internal Marseille. Mantan bintang Manchester United, Mason Greenwood, yang menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan 25 gol dalam 42 penampilan, tidak dimulai pada pertandingan tersebut. Pelatih baru Habib Beye mengklaim keputusan menurunkan Greenwood disebabkan oleh cedera yang diderita di Lille, namun laporan lain menyebut adanya friksi antara pemain dan pelatih selama sesi latihan.
Greenwood akhirnya masuk sebagai pengganti pada menit ke-63, namun tidak mampu mengubah hasil. Di samping itu, Ethan Nwaneri, gelandang muda Arsenal yang dipinjamkan ke Marseille, kembali menjadi pemain cadangan. Nwaneri belum mendapatkan menit bermain sejak Beye mengambil alih pada Februari, meski sebelumnya menjadi pilihan utama di bawah Roberto De Zerbi. Kondisi ini berdampak pada keuangan Arsenal, karena klausul dalam kontrak Nwaneri mengurangi biaya pinjaman seiring bertambahnya menit bermain.
Implikasi Klasemen dan Prospek Musim
Dengan hasil imbang, Nice tetap berada di posisi menengah, namun jarak dengan zona degradasi semakin menipis. Sementara itu, Marseille turun ke peringkat keenam, empat poin di belakang Lyon yang masih berjuang untuk tempat Liga Champions. Tiga pertandingan tersisa—melawan Nantes, Le Havre, dan Rennes—menjadi krusial bagi kedua tim untuk menentukan arah musim mereka.
Jika Nice mampu meningkatkan konsistensi dan memanfaatkan peluang di laga berikutnya, mereka berpotensi melaju ke zona Eropa. Namun, ketidakstabilan di sisi lawan mereka, terutama masalah kebugaran dan disiplin pemain seperti Greenwood dan Nwaneri, dapat menjadi faktor penentu bagi Marseille dalam mengejar kembali posisi atas klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan Nice vs Marseille menegaskan betapa tipisnya margin antara kemenangan dan imbang di Ligue 1. Kedua tim harus mengatasi tantangan taktis dan internal untuk tetap kompetitif menjelang penutup musim.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet