LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sari Yuliati, menyatakan keprihatinan mendalam setelah terungkapnya dugaan kasus kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta. Kejadian tersebut memicu seruan agar pemerintah dan lembaga terkait melakukan penyelidikan menyeluruh serta meninjau kembali regulasi perizinan daycare di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam sidang komisi terkait, Sari Yuliati menekankan bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas utama. Ia menuntut agar penyelidikan dapat menyelesaikan semua aspek kasus, termasuk identifikasi pelaku, prosedur keamanan, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang telah ditetapkan.
Selain itu, DPR mengusulkan langkah-langkah berikut untuk memperbaiki sistem perizinan daycare:
- Melakukan audit menyeluruh terhadap semua izin operasional daycare yang telah diterbitkan.
- Merevisi kriteria dan prosedur perizinan agar mencakup standar keamanan dan kesejahteraan anak yang lebih ketat.
- Mengimplementasikan mekanisme pemantauan rutin oleh dinas sosial dan dinas pendidikan setempat.
- Menetapkan sanksi administratif dan pidana yang tegas bagi pihak yang melanggar regulasi.
- Menumbuhkan partisipasi masyarakat melalui pelaporan anonim dan kampanye edukasi tentang hak anak.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas layanan daycare, sehingga orang tua dapat mempercayakan anaknya dengan aman.
Pemerintah diperkirakan akan menyiapkan regulasi baru dalam waktu mendekati akhir tahun, selaras dengan agenda reformasi perlindungan anak yang telah diusung oleh Kementerian Perempuan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet