LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Gable Steveson, mantan peraih medali emas Olimpiade gulat gaya bebas, resmi menandatangani kontrak dengan UFC dan dijadwalkan melakukan debut promosional pada UFC 329 yang akan digelar 11 Juli di Las Vegas. Keputusan ini menambah sorotan pada divisi heavyweight UFC yang tengah mengalami pergantian kepemimpinan.
Prediksi dan Potensi Gable Steveson
Tyron Woodley, mantan juara welterweight UFC, mengemukakan keyakinannya bahwa Steveson dapat merebut sabuk heavyweight dalam waktu singkat. Dalam wawancara dengan TalkSPORT BET, Woodley menilai bahwa “Gable Steveson akan menjadi juara heavyweight. Ia dapat melakukannya tahun ini jika ia mau.” Woodley menyoroti rekam jejak Steveson yang saat ini berusia 25 tahun dengan catatan 3-0 dalam MMA, semua kemenangan berakhir dengan finish, serta keunggulan dalam gulat dan atletik yang luar biasa.
Menurut Woodley, kemampuan menggulat Steveson berada pada level “blue-chip” dan ia memiliki “tangan kuat” serta dorongan mental yang tak tergoyahkan, terbukti dari kegagalannya hanya tiga detik sebelum akhir NCAA championship. Woodley menambahkan bahwa tidak ada petarung di divisi heavyweight UFC saat ini yang dapat menandingi Steveson.
Strategi UFC dalam Menyusun Jalan Karier Steveson
UFC diperkirakan tidak akan terburu-buru menempatkan Steveson di puncak peringkat. Analisis internal mengidentifikasi beberapa lawan potensial untuk debutnya, termasuk Thomas Petersen, Denzel Freeman, Tyrell Fotune, Tai Tuivasa, dan Marcin Tybura. Namun, Tybura telah dijadwalkan melawan lawan lain pada acara musim panas, sehingga empat pilihan sisanya tetap relevan.
Divisi heavyweight saat ini berada dalam fase transisi. Pada UFC Freedom 250 bulan Juni, Alex Pereira akan bertarung melawan Ciryl Gane untuk gelar interim, dengan pemenang diproyeksikan melawan juara Alex Aspinall yang tengah pulih dari cedera mata. Sementara itu, Steveson diperkirakan akan memulai kariernya melawan petarung yang belum terkatakan, memberikan UFC ruang untuk membangun profilnya secara bertahap.
Berita Lain di Dunia UFC
Di samping sorotan pada Steveson, UFC juga menghadapi kabar kurang menyenangkan. Petarung Tim Means baru-baru ini ditangkap di New Mexico atas tuduhan penyalahgunaan anak. Kasus ini menambah beban reputasi organisasi di mata publik.
Sementara itu, Davey Grant, petarung kelas bantamweight, mengungkapkan bahwa ia terus mengalami perbaikan secara bertahap. Dalam wawancara dengan MMA Junkie, Grant menyatakan, “Saya menjadi lebih baik – sedikit demi sedikit.” Grant menekankan pentingnya proses pemulihan setelah mengalami cedera serius pada pertarungan sebelumnya, dan menargetkan peningkatan performa pada kompetisi mendatang.
Prospek dan Tantangan ke Depan
Jika prediksi Woodley terbukti, Steveson dapat mengubah dinamika heavyweight secara drastis. Namun, tantangan utama tetap pada adaptasi terhadap seluk-beluk MMA, termasuk striking dan pertahanan tanah yang berbeda dari gulat tradisional. Pengalaman singkatnya di NFL bersama Buffalo Bills menunjukkan kemampuan beradaptasi, tetapi belum tentu cukup untuk menaklukkan petarung berpengalaman di UFC.
Di sisi lain, perkembangan positif Davey Grant menandakan bahwa petarung yang pernah mengalami masa sulit masih dapat kembali bersaing di level tertinggi, memberikan contoh inspiratif bagi atlet lain. Sementara kasus Tim Means menjadi pengingat akan pentingnya standar perilaku dan tanggung jawab di luar arena pertarungan.
Dengan agenda UFC 329 yang semakin dekat, para penggemar menantikan pengumuman resmi mengenai lawan debut Steveson. Sementara itu, organisasi harus menyeimbangkan antara mempromosikan talenta baru dan menjaga integritas serta reputasi di tengah sorotan media.
Secara keseluruhan, landscape UFC saat ini dipenuhi harapan baru, tantangan etika, dan kisah kebangkitan. Bagaimana semua elemen ini berinteraksi akan menentukan arah MMA profesional dalam beberapa tahun ke depan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet