Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang

LintasWarganet.com – 26 April 2026 | Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan bahwa produk fesyen dan aksesori buatan Indonesia memiliki potensi transaksi sebesar Rp17 miliar di pasar Jepang pada tahun 2024. Data tersebut merupakan hasil survei terhadap eksportir, importir, serta asosiasi industri fashion yang aktif menembus pasar Jepang.

Beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan minat konsumen Jepang terhadap produk fashion Indonesia antara lain kualitas bahan yang kompetitif, desain yang mengusung nilai budaya Indonesia, serta tren sustainable fashion yang semakin digemari di negara tersebut.

  • Pakaian pria dan wanita berbahan katun organik
  • Tas kulit dan anyaman tradisional
  • Sepatu casual dengan sentuhan etnik
  • Aksesori seperti perhiasan manik-manik dan ikat pinggang
  • Produk tekstil rumah tangga bergaya modern

Berikut perkiraan kontribusi nilai transaksi per segmen produk berdasarkan survei Kemendag:

Segmen Potensi Transaksi (Rp Miliar)
Pakaian 7,5
Tas & Aksesori 4,2
Sepatu 3,1
Tekstil Rumah Tangga 2,2

Pemerintah Indonesia melalui program “Fashion Export Boost” telah menyiapkan sejumlah inisiatif, antara lain pelatihan standar kualitas internasional, bantuan promosi digital, serta pameran dagang di kota-kota utama Jepang seperti Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Diharapkan, dengan dukungan kebijakan dan peningkatan kompetensi produsen, nilai transaksi dapat melampaui target awal.

Para pelaku industri juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan desainer Jepang untuk menciptakan koleksi yang lebih relevan dengan selera pasar setempat. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan volume penjualan, tetapi juga memperkuat citra “Made in Indonesia” di pasar fashion global.