LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Menlu Iran, Hossein Amir Abdolah, dan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menggelar pertemuan dua hari di Islamabad pada Senin dan Selasa. Kedua pemimpin membahas langkah-langkah diplomatik untuk mengakhiri konflik yang meluas di wilayah Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Israel dan kelompok militan di Gaza.
Pertemuan itu berlangsung di Istana Pemerintahan Islamabad dan dihadiri oleh pejabat tinggi kedua negara serta delegasi yang mewakili kementerian luar negeri dan urusan dalam negeri. Dalam sambutan pembukaan, Menlu Iran menekankan pentingnya solidaritas Muslim dalam menanggapi penderitaan warga sipil dan menyerukan gencatan senjata segera.
PM Pakistan menanggapi dengan menegaskan dukungan Pakistan terhadap penyelesaian damai dan menawarkan peran mediasi Islamabad sebagai tuan rumah dialog regional. Kedua pihak sepakat untuk:
- Mengirimkan tim khusus untuk menengahi gencatan senjata.
- Menggalang dukungan negara‑negara OIC dalam menekan pihak‑pihak konflik.
- Menyusun proposal resolusi bersama di forum PBB.
- Memperkuat kerja sama intelijen guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Selain isu Gaza, diskusi juga menyentuh hubungan bilateral, termasuk kerjasama energi, perdagangan, dan keamanan perbatasan. Iran menyoroti rencana pembangunan jalur gas lintas wilayah yang dapat meningkatkan ketergantungan energi Pakistan pada sumber daya Iran.
Pengamat politik menilai pertemuan ini mencerminkan upaya kedua negara memperkuat posisi mereka dalam dinamika geopolitik Asia Selatan dan Timur Tengah. Mereka menilai bahwa peran Pakistan sebagai mediator dapat meningkatkan pengaruh Islamabad di tingkat internasional, sementara Iran berharap tekanan internasional terhadap Israel dapat meningkat melalui koalisi negara‑negara Muslim.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai hasil konkret yang telah dicapai, namun kedua pihak berjanji akan melanjutkan dialog secara intensif dalam minggu‑minggu mendatang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet