LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Pada Grand Final Proliga 2026 yang digelar di Jakarta, tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil menegaskan dominasinya dengan mengamankan gelar juara kembali setelah menundukkan lawan kuatnya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dengan skor bersih 2-0.
Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi. Set pertama berakhir dengan keunggulan JPE 25-20, didorong oleh serangan tajam dari penyerang utama, Siti Nurhaliza, yang mencatat 12 poin. Set kedua semakin mempertegas keunggulan tim tuan rumah, berakhir 25-18, berkat pertahanan yang solid dan servis akurat dari libero, Dewi Lestari.
Berikut beberapa sorotan statistik utama dari final tersebut:
- Total poin JPE: 47 (25 di set pertama, 22 di set kedua)
- Total poin Gresik Phonska: 38 (20 di set pertama, 18 di set kedua)
- Serangan yang berhasil: 18 dari 30 percobaan (60%) untuk JPE
- Blok efektif: 5 blok untuk JPE, 2 blok untuk Gresik Phonska
- Service ace: 3 ace dari JPE, 1 ace dari Gresik Phonska
Pelatih kepala JPE, Ahmad Riza, menyampaikan kebanggaannya atas performa tim yang konsisten sepanjang musim. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan disiplin taktik yang telah diterapkan sejak awal kompetisi. “Kami masuk ke final dengan mental juara, dan para pemain menunjukkan dedikasi tinggi untuk mempertahankan prestasi ini,” ujar Riza.
Sementara itu, kapten Gresik Phonska, Rina Sari, mengakui keunggulan lawan dan berjanji akan kembali lebih kuat di musim berikutnya. “Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Kami akan evaluasi dan perbaiki strategi untuk kembali bersaing,” katanya.
Dengan kemenangan ini, Jakarta Pertamina Enduro tidak hanya menambah satu gelar juara lagi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai tim paling dominan dalam sejarah Proliga putri. Para pemain kini menantikan kompetisi internasional mendatang, dimana mereka diharapkan dapat mengharumkan nama Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet