LintasWarganet.com – 24 April 2026 | Seorang prajurit Katolik Republik Indonesia (Praka) bernama Rico Pramudia dilaporkan tewas saat menjalankan tugas di wilayah selatan Lebanon bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL). Kejadian tersebut terjadi pada dini hari ketika pasukan UNIFIL sedang melakukan patroli rutin di zona konflik yang rawan tembakan.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) segera mengonfirmasi kematian Praka Rico dan menyatakan rasa duka yang mendalam. Menteri Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan militer Israel yang dianggap menjadi pemicu utama peningkatan ketegangan di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Kemlu menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Pemerintah Indonesia menuntut agar semua pihak menghormati hukum humaniter internasional dan melindungi personel perdamaian yang berada di zona konflik.
- Praka Rico Pramudia meninggal dalam tugas bersama UNIFIL di Lebanon Selatan.
- Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang menambah eskalasi kekerasan.
- Kemlu desak PBB melakukan investigasi tuntas atas insiden tersebut.
- Pemerintah menegaskan komitmen untuk melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.
Kejadian ini menambah daftar korban jiwa di antara pasukan perdamaian internasional yang beroperasi di wilayah konflik Timur Tengah. Indonesia, sebagai negara yang aktif dalam misi perdamaian PBB, menegaskan kembali dukungan terhadap upaya diplomatik untuk mencapai solusi damai dan mengurangi penderitaan warga sipil.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet