Pelatihan Vokasi Didorong Lebih Luas, Menaker Bidik Tenaga Kerja Siap Industri

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker) menegaskan komitmen untuk memperluas jangkauan balai pelatihan vokasi di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan agar lebih banyak pencari kerja dan pelaku usaha dapat memanfaatkan program pelatihan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri.

Beberapa poin utama kebijakan baru meliputi:

  • Peningkatan jumlah balai pelatihan dari 45 menjadi 70 unit dalam dua tahun ke depan.
  • Penyediaan kurikulum yang selaras dengan standar kompetensi nasional dan kebutuhan sektor manufaktur, logistik, serta teknologi informasi.
  • Fasilitas beasiswa penuh bagi peserta yang berasal dari daerah tertinggal.
  • Kerjasama intensif dengan perusahaan terkemuka untuk penempatan kerja pasca‑pelatihan.

Target jangka menengah Menaker adalah menghasilkan minimal tiga juta tenaga kerja siap industri pada tahun 2028. Untuk mencapainya, setiap balai pelatihan diharuskan menyalurkan minimal 10.000 lulusan per tahun, dengan rasio penempatan kerja di atas 80 persen.

Program pelatihan juga difokuskan pada bidang yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan tinggi, antara lain:

Bidang Jumlah Lulusan Target Tahunan
Manufaktur 1.200.000
Logistik & Transportasi 800.000
Teknologi Informasi 600.000
Pariwisata & Hospitality 400.000

Selain memperluas jaringan, Menaker juga meningkatkan kualitas pengajar dengan melibatkan praktisi industri sebagai instruktur tamu serta menyelenggarakan pelatihan sertifikasi bagi tenaga pengajar.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pelatihan vokasi tidak hanya menjadi alternatif bagi pencari kerja, tetapi juga menjadi motor penggerak kompetensi tenaga kerja Indonesia yang dapat bersaing di pasar global.