LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Rosan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Jepang dan Korea Selatan telah menandatangani komitmen investasi total mencapai Rp570 triliun.
Komitmen tersebut mencakup investasi langsung di sektor energi terbarukan, infrastruktur, manufaktur, serta teknologi tinggi. Jepang diproyeksikan menyalurkan sekitar Rp300 triliun, sementara Korea Selatan berkontribusi sekitar Rp270 triliun.
Rosan menegaskan bahwa investasi ini akan mempercepat pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia serta menciptakan lapangan kerja baru. Pemerintah berencana memfasilitasi proses perizinan melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) agar proyek dapat segera direalisasikan.
- Energi terbarukan: pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dan angin.
- Infrastruktur: pembangunan jalan, pelabuhan, dan jaringan kereta api.
- Manufaktur: perluasan fasilitas produksi elektronik dan otomotif.
- Teknologi tinggi: riset dan pengembangan dalam bidang kecerdasan buatan serta robotika.
Prabowo menanggapi dengan optimisme, menyatakan bahwa dukungan investasi asing merupakan katalis utama untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
Jika seluruh komitmen terwujud, diperkirakan akan menghasilkan tambahan PDB tahunan sebesar 1,2 % dan menciptakan lebih dari 200.000 lapangan kerja dalam lima tahun ke depan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet