Bos IEA Ingatkan Krisis Energi Global di Titik Rapuh: Situasinya Absurd, tapi Nyata

LintasWarganet.com – 21 April 2026 | Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA) memperingatkan bahwa krisis energi global berada pada titik yang sangat rapuh. Menurutnya, kombinasi faktor geopolitik, ketegangan militer, dan tekanan inflasi dapat memicu gangguan pasokan energi yang signifikan.

Beberapa sumber ketegangan utama yang diidentifikasi meliputi:

  • Ketegangan di Selat Hormuz, jalur strategis yang mengalirkan lebih dari sepuluh persen minyak dunia.
  • Konflik yang masih berlangsung di Ukraina, yang memengaruhi suplai gas alam dan energi listrik di Eropa.
  • Lonjakan inflasi global yang menekan daya beli konsumen serta meningkatkan biaya produksi energi.

Jika salah satu atau lebih dari faktor tersebut mengganggu aliran energi, harga minyak dan gas dapat mengalami lonjakan tajam, memperburuk beban ekonomi negara‑negara berkembang maupun maju.

IEA menekankan pentingnya diversifikasi sumber energi, peningkatan efisiensi, serta percepatan transisi menuju energi terbarukan. Langkah‑langkah tersebut dianggap kunci untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang rentan terhadap fluktuasi politik.

Para pembuat kebijakan di seluruh dunia diharapkan dapat mengambil tindakan koordinatif, termasuk memperkuat cadangan strategis, memperluas kerjasama regional, dan mengimplementasikan kebijakan fiskal yang menstabilkan pasar energi.