Pemerintah Siapkan Pabrik Hilirisasi Gambir di Sumbar Dorong Ekspor

LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pembangunan pabrik hilirisasi gambir di Sumatera Barat sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas pangsa pasar ekspor.

Gambir, getah alami yang dihasilkan dari pohon Hevea brasiliensis, tradisionalnya diproses menjadi bahan baku industri karet, farmasi, dan makanan. Saat ini sebagian besar produksi masih berada pada tahap mentah, sehingga nilai ekonominya relatif rendah.

Rencana pabrik tersebut akan berlokasi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dan akan dilengkapi dengan unit pengeringan, ekstraksi, serta pengemasan modern.

Berikut poin utama dari proyek:

  • Investasi diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, dibiayai oleh APBN dan dana swasta.
  • Target kapasitas produksi awal 5.000 ton gambir per tahun, dengan rencana peningkatan menjadi 10.000 ton dalam lima tahun.
  • Lapangan kerja langsung diproyeksikan menciptakan sekitar 300‑400 pekerjaan, serta peluang usaha di rantai pasok.
  • Ekspor diperkirakan naik 30% pada tahun pertama operasional, dengan pasar utama Jepang, Korea, dan Uni Eropa.

Pemerintah juga berencana memberikan insentif fiskal dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha lokal yang terlibat dalam penanaman dan pengolahan gambir. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, yang saat ini masih menjual getah dengan harga rendah.

Proyek ini selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Jika berjalan sesuai rencana, pabrik hilirisasi gambir akan beroperasi pada akhir 2025.

Para analis pasar menilai bahwa diversifikasi produk gambir, termasuk penggunaan dalam industri farmasi dan kosmetik, dapat membuka peluang pasar baru dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen gambir terbesar dunia.