LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengakui bahwa timnya mengalami kegagalan pada kompetisi Piala AFF U-17 2026. Menurutnya, hasil yang kurang memuaskan tersebut harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh menjelang partisipasi di Piala Asia U-17.
Kurniawan menegaskan bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan peluang untuk memperbaiki aspek teknis, taktik, serta mental pemain. Ia menambahkan bahwa proses pembinaan harus lebih terstruktur, termasuk penekanan pada kebugaran dan disiplin dalam pertandingan internasional.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan pelatih:
- Analisis taktik lawan yang kurang optimal selama fase grup AFF.
- Kebutuhan peningkatan koordinasi antar lini, terutama antara bek dan gelandang.
- Pentingnya pengalaman internasional bagi pemain muda melalui turnamen persahabatan.
- Penguatan program akademi dengan melibatkan pelatih berlisensi AFC A.
- Penyesuaian jadwal latihan untuk menyesuaikan dengan standar kompetisi Piala Asia.
Untuk persiapan Piala Asia U-17, Kurniawan mengungkapkan rencana mengadakan tiga pertandingan persahabatan melawan tim-tim Asia Timur dan Selatan. Selain itu, tim akan menjalani sesi analisis video intensif serta program kebugaran yang dipandu oleh staf medis berpengalaman.
Harapan utama sang pelatih adalah agar generasi muda Indonesia dapat menunjukkan peningkatan signifikan, tidak hanya dari segi hasil, tetapi juga dalam kualitas permainan yang lebih konsisten. Ia menutup dengan optimisme bahwa pengalaman di AFF menjadi landasan kuat untuk menatap tantangan di Piala Asia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet