LintasWarganet.com – 19 April 2026 | Pasukan pertahanan Israel (IDF) tetap berposisi di wilayah selatan Lebanon meski gencatan senjata telah diumumkan oleh otoritas terkait. Keputusan tersebut menimbulkan pertempuran singkat yang mengakibatkan sepuluh prajurit Israel tewas dan sembilan lainnya terluka.
Gencatan senjata yang diumumkan pada tanggal tertentu bertujuan menghentikan aksi tembakan lintas batas antara militer Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, termasuk Hizbullah. Namun, unit cadangan yang ditempatkan di daerah perbatasan menolak untuk mundur, mengklaim wilayah itu masih strategis untuk mengamankan posisi pertahanan.
Insiden menewaskan prajurit berikut:
- 5 prajurit tewas di zona X
- 3 prajurit tewas di zona Y
- 2 prajurit tewas di zona Z
Sembilan prajurit lainnya mengalami luka ringan hingga sedang dan segera dievakuasi ke rumah sakit militer terdekat.
Pejabat militer Israel menyatakan bahwa penarikan pasukan akan dilakukan setelah situasi keamanan terjamin, sementara pemerintah Lebanon menuduh pelanggaran kedaulatan dan meminta bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Komunitas internasional, termasuk PBB, menyerukan agar semua pihak mematuhi gencatan senjata dan menghindari eskalasi lebih lanjut. Pengamat menilai bahwa ketegangan di perbatasan ini dapat memicu konflik yang lebih luas jika tidak ada penyelesaian diplomatik yang memadai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet