LintasWarganet.com – 19 April 2026 | Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menolak keras upaya pemolisian terhadap akademisi Feri Amsari yang baru-baru ini mengkritik kebijakan pemerintah mengenai swasembada pangan.
Feri Amsari, dosen dan peneliti kebijakan pangan, menilai bahwa target swasembada yang ditetapkan pemerintah belum realistis dan berpotensi menimbulkan beban tambahan bagi petani kecil. Kritiknya memicu laporan polisi yang menuduhnya menyebarkan fitnah terhadap pemerintah.
Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa perbedaan pendapat akademik tidak seharusnya dijadikan dasar proses hukum. Ia menambah bahwa langkah pemolisian tersebut menciptakan “skenario downgrade” bagi citra pemerintah, yaitu menurunkan kepercayaan publik terhadap kebijakan yang diambil.
- Pigai menolak semua bentuk tindakan hukum terhadap Feri Amsari.
- Ia menekankan pentingnya ruang dialog terbuka dalam mengkritisi kebijakan publik.
- Menurutnya, upaya pemolisian dapat menimbulkan efek negatif pada persepsi internasional tentang kebebasan berpendapat di Indonesia.
Selain itu, Menteri HAM menegaskan bahwa lembaga HAM akan terus memantau setiap kasus yang berpotensi mengancam kebebasan sipil, termasuk penyalahgunaan hukum untuk membungkam kritikus.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet