Pramono Anung Targetkan Konsolidasi BUMD DKI dalam Satu Tahun

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan rencana ambisius untuk menyatukan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah ibukota dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi duplikasi layanan, serta memaksimalkan kontribusi BUMD terhadap perekonomian DKI.

Pramono menambahkan bahwa konsolidasi akan dilaksanakan melalui tiga tahap utama:

  1. Inventarisasi dan evaluasi – Mengidentifikasi semua BUMD, menilai kinerja keuangan, aset, serta potensi sinergi antar unit.
  2. Restrukturisasi organisasi – Membentuk holding company atau lembaga pengelola sentral yang akan memegang saham mayoritas, sekaligus menstandardisasi prosedur operasional dan sistem IT.
  3. Implementasi integrasi – Menggabungkan fungsi-fungsi pendukung seperti keuangan, sumber daya manusia, dan pemasaran, serta menyelaraskan strategi bisnis jangka panjang.

Rencana tersebut didukung oleh anggaran khusus yang dialokasikan dalam APBD 2025, serta kerja sama dengan konsultan keuangan internasional untuk memastikan proses integrasi berjalan sesuai standar best practice. Pemerintah juga berencana membuka peluang investasi swasta melalui skema kemitraan publik‑swasta (PPP) pada BUMD yang telah terintegrasi.

Jika berhasil, konsolidasi BUMD DKI diharapkan dapat menurunkan beban administratif, meningkatkan profitabilitas, serta menciptakan layanan publik yang lebih responsif. Selain itu, peningkatan nilai aset BUMD dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi daerah, memperkuat posisi DKI Jakarta sebagai pusat ekonomi terdepan di Indonesia.