LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, menyatakan bahwa Tehran menolak segala bentuk gencatan senjata bersifat sementara yang diajukan dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Menurutnya, pendekatan sementara tidak akan menyelesaikan akar permasalahan dan justru dapat memperpanjang penderitaan rakyat.
Iran menegaskan keinginannya untuk mengakhiri perang secara komprehensif melalui solusi politik yang melibatkan semua pihak terkait. Khatibzadeh menambahkan bahwa Tehran siap menjadi mediator, namun hanya bila proses perdamaian dijalankan dengan itikad baik dan tanpa tekanan eksternal.
Beberapa poin utama yang disampaikan oleh perwakilan diplomatik Iran meliputi:
- Penolakan terhadap gencatan senjata yang bersifat temporer dan tidak mengikat.
- Desakan agar dialog politik menjadi landasan utama penyelesaian konflik.
- Kesiapan Iran untuk memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak yang berkonflik, termasuk Israel dan kelompok perlawanan Palestina.
- Penolakan terhadap campur tangan luar yang dianggap memperkeruh situasi.
Penolakan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional untuk menghentikan permusuhan yang telah menelan ribuan korban jiwa. Sementara itu, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya terus mendesak agar gencatan senjata segera diberlakukan, meski Iran menilai langkah itu hanya bersifat simbolik.
Para pengamat menilai sikap Iran dapat memperumit proses diplomatik, mengingat peran strategis negara tersebut dalam geopolitik kawasan. Namun, dukungan Iran terhadap solusi politik yang berkelanjutan juga membuka peluang bagi negosiasi yang lebih inklusif.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet